Connect With Us

Dampak Virus Corona, Harga Temulawak & Jahe Melonjak di Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Maret 2020 | 19:10

Darsini, penjual jahe di Pasar Anyar Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Harga temulawak dan jahe mengalami kenaikan di pasaran Kota Tangerang setelah diumumkannya dua  warga negera Indonesia (WNI) positif virus corona (Covid-19). Kenaikan tersebut mencapai 100 persen lebih. Hal ini disebabkan temulawak dan jahe dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga diyakini mampu menangkal virus Corona. 

Bahkan menurut pedagang di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Darsini, pada Selasa dan Rabu kemarin sempat terjadi kekosongan di produsen karena banyaknya permintaan.

"Kemarin temulawak dan jahe sempat kosong stoknya," ujarnya, Kamis (5/3/2020). 

Harga normal temulawak hanya Rp12 ribu per kilo. Namun, harga tersebut meningkat drastis menjadi Rp50 ribu per kilo. 

Sementara harga jahe merah normal Rp40 ribu dan kini naik menjadi Rp80 ribu, sedangkan jahe biasa Rp30 ribu naik menjadi Rp40 ribu. 

Darsini menuturkan kenaikan harga terjadi karena ramainya isu virus Corona di Indonesia. Terlebih, jahe dan temulawak diyakini mampu menangkal virus tersebut. 

"Harga ini bertahap naik sejak empat hari kemarin, setelah ramai berita soal Corona," ungkapnya.

Seorang pembeli, Nia, warga Neglasari berharap harga jahe dan temulawak bisa cepat kembali normal. Sebab, kata dia, bila harga mahal masyarakat yang terbebani. 

"Semoga bisa cepet turun harganya, kalau bisa normal lagi. Katanya dengan mengkonsumsi ini kita bisa terhindar virus Corona karena itu saya mau konsumsi jahe," pungkasnya. (RMI/RAC)

BANTEN
Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Senin, 5 Oktober 2026 | 10:39

Rasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.

NASIONAL
Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Senin, 5 Oktober 2026 | 17:48

Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill