Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com–Harga temulawak dan jahe mengalami kenaikan di pasaran Kota Tangerang setelah diumumkannya dua warga negera Indonesia (WNI) positif virus corona (Covid-19). Kenaikan tersebut mencapai 100 persen lebih. Hal ini disebabkan temulawak dan jahe dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga diyakini mampu menangkal virus Corona.
Bahkan menurut pedagang di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Darsini, pada Selasa dan Rabu kemarin sempat terjadi kekosongan di produsen karena banyaknya permintaan.
"Kemarin temulawak dan jahe sempat kosong stoknya," ujarnya, Kamis (5/3/2020).
Harga normal temulawak hanya Rp12 ribu per kilo. Namun, harga tersebut meningkat drastis menjadi Rp50 ribu per kilo.
Sementara harga jahe merah normal Rp40 ribu dan kini naik menjadi Rp80 ribu, sedangkan jahe biasa Rp30 ribu naik menjadi Rp40 ribu.
Darsini menuturkan kenaikan harga terjadi karena ramainya isu virus Corona di Indonesia. Terlebih, jahe dan temulawak diyakini mampu menangkal virus tersebut.
"Harga ini bertahap naik sejak empat hari kemarin, setelah ramai berita soal Corona," ungkapnya.
Seorang pembeli, Nia, warga Neglasari berharap harga jahe dan temulawak bisa cepat kembali normal. Sebab, kata dia, bila harga mahal masyarakat yang terbebani.
"Semoga bisa cepet turun harganya, kalau bisa normal lagi. Katanya dengan mengkonsumsi ini kita bisa terhindar virus Corona karena itu saya mau konsumsi jahe," pungkasnya. (RMI/RAC)
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews