Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com–Komunitas Salam Pangkas Indonesia (SPI) merayakan hari jadinya ke-3 di RM Bambu Oju, Kota Tangerang, Kamis (12/3/2020). Dalam kesempatan ini, SPI menyambut baik dapat berkolaborasi dengan platform Dkapster.
Ketua SPI Badrudin mengatakan SPI dibentuk pada 13 Maret 2017 yang didirikan Wahyu Dwi Utomo dan Raden Fatah. Keduanya bertemu dari media sosial.
Menurutnya, SPI dibentuk untuk mengangkat profesi pangkas rambut. Sebab, sebagian masyarakat masih menganggap profesi pangkas rambut dengan sebelah mata.

"Padahal pangkas rambut adalah profesi yang tidak bisa tergantikan oleh robot. Apalagi setiap orang apapun statusnya pasti membutuhkan pangkas rambut," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Abad Versi ini mengaku bangga dengan profesi pangkas rambut. Bahkan, ia mendorong anak perempuannya untuk menggeluti profesi ini untuk bisa go internasional dan profesional.
"Sehingga persfektif profesi ini menjadi positif," katanya.

Di sisi lain, Abad juga menyambut baik dan senang bisa berkolaborasi dengan platform aplikasi Dkapster selama ini karena banyak kontribusi bagi para kapster.
"Karena Dkapster secara konkret telah membantu profesi tukang cukur dengan tarif cukur yang meningkat hampir 100 persen sehingga bisa sejahtera," imbuhnya.

Di tempat yang sama pada saat seminar, Founder dan CEO Dkapster Yopy Perdana Kusuma menyampaikan hakikat teknologi dalam perspektif filsafat sains adalah berfungsi untuk memudahkan dan membantu aktifitas manusia dalam hal sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan pekerjaan apapun.

Menurutnya, berbagai perandalam kehidupan saat ini sudah ditunjang dengan teknologi. Oleh karena itu, dalam setiap zaman apapun manusia harus beradaptasi dengan teknologi untuk membantu peran kehidupan, termasuk mencukur rambut.
"Teknologi aplikasi Dkapster hadir untuk membantu pelaku baik itu owner dan kapster dengan memililki barbershop tanpa harus punya barbershop, artinya aplikasi menyediakan toko digital layaknya Bukalapak dan Tokopedia yang sudah kita kenal selama ini," ungkapnya. (RMI/RAC)
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGPenyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews