Connect With Us

Dampak Virus Corona, Hunian Hotel di Tangerang Turun 50 Persen

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 13 Maret 2020 | 18:44

Ilustrasi Virus Corona. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Ramainya isu wabah novel coronavirus (Covid-19) berdampak pada menurunnya hunian hotel di Kota Tangerang. 

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangerang Oman Djumansyah mengatakan hunian hotel di Kota Tangerang turun mencapai 50 persen. 

"Cukup memukul terkait adanya virus corona itu untuk restoran dan hotel di Kota Tangerang, terutama di wilayah Bandara Soekarno-Hatta okupansinya hingga 40-50 persen," ujarnya, Jumat (13/3/2020).

Menurutnya, penurunan hunian di Kota Tangerang terjadi sejak Februari 2020. Oman mengaku Desember 2019-Januari 2020 juga telah terjadi penurunan, tetapi belum signifikan. 

"Februari awal turun drastis. Diperparah lagi adanya penutupan sementara penerbangan umrah ke Arab Saudi, hotel dan restoran di wilayah bandara turun drastis," jelasnya.

Oman berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan pemotongan pajak hotel dan restoran. Selain itu, ia menambahkan agar pihak pemkot bersedia memberikan stimulus kepada pihak hotel agar bisa bertahan.

"Kita sudah mengajukan ke Wali Kota Tangerang (Arief R Wismansyah) terkait pemotongan pajak hotel dan restoran. Harus ada stimulus juga dari pihak pemkot agar hotel dan restoran tidak tutup," katanya. 

Oman mengaku banyak rencana acara yang diselenggarakan di hotel dan restoran di Kota Tangerang dibatalkan. Dia menambahkan sampai ada hotel yang memberi diskon demi menutup biaya operasional.

Pemerintah diharap segera menuntaskan persoalan virus corona. Lantaran dampak terhadap perekonomian sangat terasa bagi kalangan industri hotel.

"Kita tidak tahu juga mau sampai kapan ini berlangsung. Kalau pun ini berkelanjutan, bisa tutup semua hotel dan restoran di Kota Tangerang," pungkasnya. (RMI/RAC)

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill