Connect With Us

Antrean Pengguna Busway Transjakarta di Puri Beta Mengular, Ini Penyebabnya

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 Maret 2020 | 10:29

Suasana antrean panjang para penumpang bus kota di Puri Beta, Larangan, Senin (16/3/2020) pagi. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Para pengguna transportasi publik di Kota Tangerang harus bersabar. Pasalnya, terjadi antrean panjang para penumpang bus kota di Puri Beta, Larangan. 

Belum diketahui pemicu antrean ini. Berdasarkan video yang beredar, antrean terjadi pada Senin (16/3/2020) pagi. 

Tampak penumpang mengantri hingga sekitar 200 meter. Antrean tersebut hampir memakan bahu jalan.

Kondisi ini pun sangat mengkhawatirkan, karena antrean para calon penumpang berdekatan dengan jalan raya. 

Kasie Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Raymond Alfons mengatakan pihaknya sedang melakukan pengecekan antrean penumpang mengular tersebut. 

Menurutnya, antrean terjadi karena penumpang harus menjalani pengecekan terkait pencegahan Covid-19 sebelum menumpangi bus. 

"Itu pembatasan operasional Transjakarta mencegah virus corona," ujarnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill