Connect With Us

Antrean Pengguna Busway Transjakarta di Puri Beta Mengular, Ini Penyebabnya

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 Maret 2020 | 10:29

Suasana antrean panjang para penumpang bus kota di Puri Beta, Larangan, Senin (16/3/2020) pagi. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Para pengguna transportasi publik di Kota Tangerang harus bersabar. Pasalnya, terjadi antrean panjang para penumpang bus kota di Puri Beta, Larangan. 

Belum diketahui pemicu antrean ini. Berdasarkan video yang beredar, antrean terjadi pada Senin (16/3/2020) pagi. 

Tampak penumpang mengantri hingga sekitar 200 meter. Antrean tersebut hampir memakan bahu jalan.

Kondisi ini pun sangat mengkhawatirkan, karena antrean para calon penumpang berdekatan dengan jalan raya. 

Kasie Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Raymond Alfons mengatakan pihaknya sedang melakukan pengecekan antrean penumpang mengular tersebut. 

Menurutnya, antrean terjadi karena penumpang harus menjalani pengecekan terkait pencegahan Covid-19 sebelum menumpangi bus. 

"Itu pembatasan operasional Transjakarta mencegah virus corona," ujarnya.(RAZ/HRU)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill