Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com–Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mulai mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Sistem perkuliahan di kampus tersebut pun untuk sementara diterapkan secara online atau daring.
Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak tatap muka di kelas atau secara online melalui aplikasi diterapkan selama 16-29 Maret 2020.
"Ya, sistem perkuliahannya online menggunakan platform zoom yang dapat diunduh di Playstore dan Appstore," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (16/3/2020).
Amarullah menuturkan bagi program studi yang menyelenggarakan praktik seperti praktik laboratorium, praktik klinik, praktik industri, dan praktik lainnya di berbagai industri eksternal juga diberhentikan sementara.
"Kami juga menunda atau membatalkan penyelenggaraan acara yang mengundang banyak pejabat atau peserta," ungkapnya.
Amarullah menambahkan pihaknya juga menyediakan hand sanitizer di sejumlah titik fasilitas umum kampus UMT. Selain itu, kata dia, petugas di setiap pintu masuk utama kampus dilengkapi alat pengukur suhu tubuh.
"Semua dilakukan demi mencegah wabah virus corona," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGBerlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya
Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews