Connect With Us

Cegah Corona, UMT Juga Terapkan Sistem Perkuliahan Online

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 Maret 2020 | 14:58

Rektor UMT Ahmad Amarullah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mulai mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Sistem perkuliahan di kampus tersebut pun untuk sementara diterapkan secara online atau daring.

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak tatap muka di kelas atau secara online melalui aplikasi diterapkan selama 16-29 Maret 2020.

"Ya, sistem perkuliahannya online menggunakan platform zoom yang dapat diunduh di Playstore dan Appstore," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (16/3/2020).

Amarullah menuturkan bagi program studi yang menyelenggarakan praktik seperti praktik laboratorium, praktik klinik, praktik industri, dan praktik lainnya di berbagai industri eksternal juga diberhentikan sementara.

"Kami juga menunda atau membatalkan penyelenggaraan acara yang mengundang banyak pejabat atau peserta," ungkapnya.

Amarullah menambahkan pihaknya juga menyediakan hand sanitizer di sejumlah titik fasilitas umum kampus UMT. Selain itu, kata dia, petugas di setiap pintu masuk utama kampus dilengkapi alat pengukur suhu tubuh. 

"Semua dilakukan demi mencegah wabah virus corona," pungkasnya. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill