Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com—Imbauan Presiden Joko Widodo agar masyarakat belajar, bekerja, dan beraktivitas di rumah untuk mencegah wabah Covid-19 ternyata berdampak pada penggunaan moda transportasi kereta rel listrik (KRL).
Di Stasiun Tangerang, penumpang per hari ini, Senin (16/3/2020), disebut mengalami penurunan meskipun tidak signifikan.
Kepala Stasiun Tangerang Aliyas mengatakan penurunan penumpang terjadi hingga 10 sampai 15 persen.
"Penurunannya belum signifikan, ya, tapi cukup terasa," ujarnya kepada TangerangNews.
Menurut Aliyas, penurunan penumpang di Stasiun Tangerang diperkirakan terjadi akibat sejumlah instansi di DKI Jakarta diliburkan.
"Tapi, kan, tetap masih ada yang melakukan perjalanan," katanya.
Aliyas menuturkan Stasiun Tangerang sejauh ini tetap beroperasi normal, tetapi juga sedang berupaya mencegah penyebaran wabah Covid-19.
Upaya pencegahan, kata Aliyas, dilakukan dengan cara pengecekan suhu tubuh bagi calon penumpang yang hendak berangkat dari Stasiun Tangerang.
"Jadi, penumpang sekiranya badan terasa tidak sehat lebih baik menunda perjalanannya," katanya.
Selain itu, pencegahan juga dilakukan dengan menyediakan cairan anti virus ( hand sanitizer ) yang ditempatkan di sejumlah titik termasuk di dalam gerbong KRL.
Namun, Aliyas menyayangkan perilaku oknum penumpang yang membawa atau mengantongi hand sanitizer milik pengelola KRL yang berada di dalam gerbong KRL.
"Yang jadi masalah tempat dan isi hand sanitizer diambil penumpang padahal sebelumnya sudah kami imbau. Perilaku ini kami sayangkan, karena alat itu untuk kepentingan penumpang kebanyakan," pungkasnya. (RMI/RAC)
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews