Connect With Us

Terima 2.400 Rapid Test COVID-19, Ini Prioritas Orang yang Dites di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 Maret 2020 | 17:56

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah telah mendistribusikan ribuan alat rapid test atau tes cepat COVID-19 ke Kota Tangerang. 

“Jadi, di Kota Tangerang kami sudah dapatkan rapid test kurang lebih 2.400,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah di Puspemkot Tangerang, Kamis (26/3/2020).

Tes cepat ini akan diprioritaskan bagi masyarakat yang anggota keluarganya positif COVID-19.

“Pemeriksaan pertama adalah untuk keluarga yang anggotanya sudah positif,” katanya.

Selain itu, petugas medis di rumah sakit-rumah sakit yang menangani penderita COVID-19 dan aparatur-aparatur yang bertugas di lapangan juga menjadi prioritas tes cepat.

“Kalau orang yang sudah suspect dan bergejala COVID-19 juga kami tes,” ungkapnya.

Arief menyebut pihaknya sedang mempersiapkan mekanisme maupun jadwal tes cepat.

Ia berharap tes cepat bisa segera dilakukan dalam dua atau tiga hari mendatang.

“Mudah-mudahan dari data tes cepat ini nantinya kami dengan cepat juga melakukan isolasi-isolasi terhadap masyarakat, ODP, PDP dan orang-orang yang kemungkinan terjangkit corona,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data di situs https://maps.tangerangkota.go.id/corona//corona/ pada Kamis (26/3/2020) per pukul 13.00 WIB, 15 warga Kota Tangerang terkonfirmasi positif COVID-19, 46 pasien dalam pengawasan (PDP), 264 orang dalam pemantauan (ODP), dan 1 orang meninggal.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa penderita COVID-19 terus bertambah. Pada kemarin, terkonfirmasi positif COVID-19 hanya 13 pasien, PDP hanya 31 pasien, ODP hanya 222 orang, dan meninggal tetap 1 orang. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill