Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang siap memotong gaji pokoknya untuk menyalurkan bantuan kepada petugas kesehatan berupa alat pelindung diri (APD).
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Saeroji mengatakan sumbangsih tersebut dilakukan untuk meminimalisir penyebaran wabah COVID-19.
“Sebenarnya kami sudah menyalurkan bantuan berkaitan dengan pencegahan COVID-19. Tapi, bantuan kami tingkatkan lewat pemotongan gaji karena memang kebutuhan APD sangat tinggi,” ujar Saeroji kepada TangerangNews, Kamis (26/3/2020).
Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang beranggotakan enam orang. Masing-masing legislator tersebut akan memotong gaji pokoknya pada bulan ini untuk dibelikan alat-alat pelindung diri kesehatan.
Adapun alat-alat pelindung diri seperti penutup kepala (hoodie), pelindung wajah, pelindung mata (goggles), masker (respirator), sarung tangan, baju pelindung (gaun), respirator dan sepatu boot akan didistribusikan ke para medis yang sedang berjuang menangani penderita COVID-19.
“Pendistribusiannya untuk petugas kesehatan. Kami nanti berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” katanya.
Saeroji menambahkan gerakan memotong gaji ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa penanggulangan COVID-19 harus ditangani bersama.
“Kita kan bersama-sama dengan petugas medis melawan virus corona. Semoga kita bisa menyelesaikan persoalan ini bersama-sama,” pungkasnya. (RMI/RAC)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews