Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka menyelimuti Universitas Mercu Buana (UMB). Willy Dreescandar, mahasiswa terbaik UMB asal Kota Tangerang ini meninggal akibat terjangkit COVID-19.
Alamarhum menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (26/3/2020) pukul 02.00 WIB di RS Eka Hospital. Sebelum meninggal, almarhum tercatat sebagai mahasiswa program Pascasarjana.
“Almarhum sedang menempuh pendidikan S2 nya di Program Magister Ilmu Komunikasi. Tercatat sebagai mahasiswa yang gigih dan rajin belajar,” kata Yuli Harwani, Wakil Rektor Bidang Pembelajaran UMB, Jumat (27/3/2020).
Menurut dia, wafatnya Willy akibat serangan penyakit COVID-19. Sejak dinyatakan positif oleh pihak kesehatan, almarhum segera mendapatkan perawatan di RS Eka Hospital BSD. Bahkan kondisi Willy sempat membaik, tetapi kembali memburuk.
“Melalui kabar ini seluruh sivitas Universitas Mercu Buana menyatakan duka yang mendalam. Sekaligus bersama mengajak semua pihak bergandeng tangan melawan virus corona,” tuturnya.
Willy Dreeskandar dikenal akrab dengan rekan kuliah dan teman lainnya. Sosoknya rajin, terbuka dan suka membantu dalam tim. Ia juga pandai membangun usaha dan memiliki bengkel servis motor “F-16” di Tangerang.
Lalu berkembang menjadi bengkel lifestyle, fashion, boutique, modification and service. Bisnis berkembang dan membuka waralaba bengkel motor. Dia juga dipercaya sebagai Pemimpin Redaksi dan pendiri majalah Motor Plus.(RMI/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGMantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany baru saja dinobatkan sebagai Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews