Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang terus memeratakan pembangunan ke seluruh wilayah. Selain dengan membangun sarana dan prasarana, program pemberdayaan masyarakat juga menjadi fokus pemerintahan. Komitmen itu ditunjukkan dengan menggelontorkan anggaran lewat dana kelurahan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja menyampaikan, pada tahun anggaran 2020, pemerintah menggelontorkan anggaran dana kelurahan berkisar Rp251 miliar, yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan lima persen APBD Kota Tangerang.
Adapun anggaran yang bersumber dari DAU pada tahun ini sebesar Rp35 miliar dan sisanya merupakan alokasi Pemda.
Dana kelurahan itu, jelasnya, dibagi untuk 104 kelurahan di 13 kecamatan. Nantinya, dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan sarana dan prasaran di masing-masing kelurahan.
"DAU untuk sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat. Sementara dari APBD untuk urusan Ekonomi Pembangunan (Ekbang), Tata Pemerintahan (Tapem) dan Kemasyarakatan (Kemas)," jelasnya, Selasa (31/3/2020).
Diharapkan dengan digelontorkannya dana kelurahan, akan memberikan dampak positif pada percepatan penanganan berbagai kendala, dalam penyediaan layanan publik di wilayah perkotaan hingga kelurahan.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga meminta pihak kelurahan termasuk kecamatan, mengoptimalkan pengelolaan dana kelurahan, baik yang diberikan pemerintah pusat melalui DAU maupun Pemkot Tangerang.
Dengan jumlah dana kelurahan yang tidak sedikit ini, ia meminta kegiatan tahun depan harus berawal dari apa yang diusulkan masyarakat. Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang baik di kelurahan maupun kecamatan harus turun langsung ke lapangan.

“Lihat apa yang sebenarnya menjadi kebutuhan masyarakat untuk memastikan penganggaran sesuai dengan kebutuhan di tiap wilayah,” tambahnya.
Menurutnya, dana kelurahan juga dianggarkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di lingkungan tempat tinggalnya. Karenanya, Arief ingin memastikan keterlibatan masyarakat dapat dimaksimalkan. Intinya, mengajak masyarakat agar semakin mandiri dan kreatif dalam membangun lingkungan.
Lurah Cipete, Kecamatan Pinang, Solihin menjelaskan, pihaknya telah menerima dana kelurahan Tahun 2020 dari APBD sebesar Rp 2.194.681.719. Dana tersebut yang dialokasikan untuk pos kegiatan pembinaan Tapem, Ekbang dan pembinaan Kemas.
Sedangkan dari APBN, pihaknya menerima sebesar Rp350 juta yang digunakan untuk Ekbang dan Pemberdayaan Kemasyarakatan.
"Semua dana kelurahan yang diterima itu, sudah ada alokasi peruntukannya. Dana itu tidak bisa dialihkan ke peruntukan yang lain," jelasnya.(ADV)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews