Connect With Us

Vandalisme Provokasi Krisis Covid-19 Menyebar di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 10 April 2020 | 14:12

Vandalisme bertuliskan ’Sudah Krisis Saatnya Membakar’ terpampang di lokasi kawasan Pasar Anyar, Jumat (10/4/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Aksi vandalisme terkait kasus krisis wabah Covid-19 terjadi di Kota Tangerang.

Vandalisme yang menyampaikan pesan provokatif itu terpampang di lokasi keramaian, yakni di kawasan Pasar Anyar.

Adapun kalimat yang terpampang di sejumlah dinding toko dibuat dengan cat semprot bertuliskan ’Sudah Krisis Saatnya Membakar’.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Agus Henra Fitrahiyana membenarkan adanya aksi vandalisme provokatif tersebut.

“Ya, betul. Kejadiannya kemarin,” ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Jumat (10/4/2020).

Menurutnya, aksi vandalisme itu terjadi pada Kamis (9/4/2020). Mengetahui hal itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengatasinya.

“Ditangani pihak kepolisian kasusnya,” katanya.

Aksi vandalisme tersebut dikhawatirkan memancing pergerakan massa untuk melakukan aksi pembakaran di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Agus pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Bila melihat aksi vandalisme serupa, dia meminta masyarakat untuk melaporkan ke pihaknya atau Kepolisian.

“Masyarakat bilamana menemukan hal seperti itu segera melaporkan kepada pihak berwajib dan lebih waspada terhadap provokasi seperti di atas,” ucapnya.

Agus menambahkan masyarakat lebih baik mengikuti anjuran protokol pencegahan Covid-19 agar pandemi ini segera selesai ketimbang memprovokasi.

“Masyarakat dianjurkan tidak keluar rumah bila tidak ada hal yang penting sekali.  Jangan berkumpul atau bergerombol. Jaga jarak dan pakai masker serta tidak memprovokasi,” pungkasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill