Atasi Banjir, Pemprov Banten Besok Mulai Normalisasi Sungai di Tangerang Raya
Senin, 26 Januari 2026 | 20:41
Masalah banjir menahun di wilayah Tangerang Raya kini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 berdampak secara langsung pada sektor ekonomi. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang mengeluhkan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Hal itu karena kebijakan pemerintah untuk memutus penyebaran virus Corona yang mengimbau warga untuk beraktivitas di rumah.
Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Provinsi Banten pun menggelar bakti sosial berupa bantuan paket sembako untuk warga di sekitar Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang pada hari ini Sabtu (11/4/2020).
Ketua BAPERA Provinsi Banten Ahmad Nawawi mengatakan, tujuan dilaksanakan nya kegiatan Bakti Sosial ini untuk membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi COVID-19.
"Sebagaimana kita tahu, kebijakan _stay at home_ atau dirumah saja yang diberlakukan pemerintah akibat pandemi COVID-19 menyebabkan aktivitas kerja dan usaha terhenti, sehingga berdampak langsung terhadap kebutuhan hidup di masyarakat. Untuk itu Bapera hadir membantu masyarakat,” ujar Nawawi.
Ditambahkan Ketua Umum DPP BAPERA Fahd El Fouz Arafiq, baksos juga digelar serentak di beberapa provinsi, seperti Gorontalo, Banten, Sumatera Utara, Jambi, Aceh, Jawa Barat dan DKI Jakarta, dan akan berlanjut ke provinsi lainnya di Indonesia.
"Bantuan berupa sembako dan alat-alat kesehatan yang kami sumbangkan ini, kami harapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat di tengah serangan virus ganas ini,” kata Fahd.
Fadh juga menginstruksikan kepada seluruh pengurus Bapera se-Indonesia untuk terus bergerak demi kemanusiaan dan tetap menjaga diri sesuai dengan protokol organisasi kesehatan dunia (WHO).(RMI/HRU)
Masalah banjir menahun di wilayah Tangerang Raya kini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews