Connect With Us

Stok PMI Menipis, Polres Metro Tangerang Gelar Donoh Darah

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 13 April 2020 | 18:33

Polisi saat mendonorkan darahnya ke PMI Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Polres Metro Tangerang Kota menggelar kegiatan donor darah untuk membantu PMI yang kini stok darahnya kian menipis akibat imbas virus Corona (COVID-19). 

"Ada 200 personel yang ikut mendonorkan darahnya," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim, Senin (13/4/2020). 

Donor darah digelar di Aula Mapolres Metro Tangerang Kota. Para pejabat utama Polres Metro Tangerang Kota bersama ratusan anggota pun turut menyumbangkan darahnya. 

Suasana kegiatan donor darah di Aula Mapolres Metro Tangerang Kota.

Abdul berharap dengan diadakannya donor darah ini bisa membantu PMI untuk menambahkan stok darah karena sangat dibutuhkan bagi masyarakat yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. 

"Semoga dapat menambal stok darah PMI," katanya. 

Abdul juga mengajak kepada masyarakat untuk turut mendonorkan darahnya di kantor PMI Kota Tangerang. Terlebih, mendonorkan darah tidak menularkan virus Corona. 

"Karena terbukti penularan virus corona tidak melalui darah," pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill