Connect With Us

Rp241 Miliar, Anggaran Jaring Pengaman Sosial COVID-19 Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 13 April 2020 | 21:04

| Dibaca : 622

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. (Istimewa / Dok. Humas Pemkot Tangerang)

 

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk percepatanan penanganan COVID-19. 

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran Rp241 miliar untuk pelaksanaan jaring pengaman sosial bagi warga terdampak wabah COVID-19.  

"Kita total anggaran Rp241 miliar. Ini untuk kegiatan dan penanganan jaring pengamanan sosial selama tiga bulan," ujar Arief, Senin (13/4/2020). 

Menurutnya, Pemkot Tangerang akan mem-backup jaring pengaman sosial terutama bagi warga yang tidak menerima bantuan dari pemerintah pusat. 

"Kebijakannya pemerintah pusat ada Pra Kerja dan PKL dan lain-lain. Yang tidak ter-cover akan di-cover pemerintah daerah," ungkapnya. 

Arief menjelaskan, dari hasil pendataan Pekerja Sosial Masayarakat (PSM) dengan RT dan RW serta diverifikasi kelurahan-kelurahan, ada sekira 64 ribu data jaring pengaman sosial atau masyarakat terdampak corona seperti ojol, PKL, karyawan yang di-PHK atau dirumahkan.

Untuk pemberian bantuan, Arief memastikan pendataan dan verifikasi dilakukan secara berlapis. Kata dia, Pemkot Tangerang juga memiliki aplikasi SIRONA (Usir Corona) yang menunjukan ketersediaan bantuan hingga penyaluran.

“Masyarakat juga bisa ikut memonitor penyalurannya,” jelasnya. 

Pemkot Tangerang juga mendorong pembuatan Kampung Siaga Corona (SIGACOR) di seluruh RT untuk memaksimalkan persiapan jika PSBB diterapkan.

"Dalam Kampung SIGACOR kami membuat Lumbung Tangerang Bersedekah, jadi sertiap masyarakt menyumbang beras satu gelas dan disetorkan ke RW,” tuturnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Suara Petir Terdengar Seperti Bom, Hampir Seluruh Tangerang Terkejut 

Suara Petir Terdengar Seperti Bom, Hampir Seluruh Tangerang Terkejut 

Jumat, 18 Juni 2021 | 00:08

Sekitar pukul 18.00 pada Kamis 17 Juni 2021, kurang lebih masyarakat di Kutabumi, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan suara petir yang tidak biasa.

BANTEN
Manfaatkan Teknologi, Ini Cara Infaq di PW Muhammadiyah Banten

Manfaatkan Teknologi, Ini Cara Infaq di PW Muhammadiyah Banten

Minggu, 6 Juni 2021 | 16:32

TANGERANGNEWS.com-Ternyata Muhammadiyah khususnya Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Banten sangat memanfaatkan teknologi bagi kegiatan dakwahnya

KOTA TANGERANG
Warga Kelurahan Periuk Jaya Keluhkan Tak Ada Sekolah Negeri di Wilayahnya

Warga Kelurahan Periuk Jaya Keluhkan Tak Ada Sekolah Negeri di Wilayahnya

Kamis, 17 Juni 2021 | 19:44

TANGERANGNEWS.com- Warga Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang kesulitan dalam melakukan Pendaftaran Peserta Didik Baru ( PPDB ) karena tidak adanya sekolah negeri di wilayahnya

MANCANEGARA
Lahir dengan Dua Kelamin, Wanita Ini “Dipaksa” Jadi Pria

Lahir dengan Dua Kelamin, Wanita Ini “Dipaksa” Jadi Pria

Kamis, 17 Juni 2021 | 11:25

TANGERANGNEWS.com-Luna Animisha terlahir dengan memiliki alat kelamin pria dan wanita. Namun, Luna, 24, yang tinggal di Hawaii ini mengaku berstatus sebagai wanita interseks

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab