Connect With Us

PSBB, Buruh Tangerang Tak Wacanakan Demo saat May Day

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 21 April 2020 | 14:47

Ribuan buruh merayakan Hari Buruh Internasional di sekitaran Patung Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com–Buruh di Kota Tangerang tidak memiliki rencana demonstrasi pada perayaan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2020.

Ketua PC FSPTSK KSPSI Kota Tangerang Hendi Purnomo mengatakan pihaknya belum merencanakan demo perayaan May Day seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Belum ada wacana demo. Sepertinya distop dulu," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, rencana demo saat ini diurungkan karena Indonesia terutama Tangerang yang sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran -19.

"Terkait imbauan pemerintah yang tidak boleh berkerumun. Soalnya pasti tidak dapat izin," ungkapnya.

Seperti diketahui, May Day merupakan perayaan Hari Buruh Internasional. Setiap tahun, buruh menyuarakan aspirasinya pada momen ini.

Tahun lalu, ribuan buruh dari Tangerang turut serta berdemonstrasi di sekitaran Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/5/2019).

Ada sejumlah tuntutan yang disuarakan para buruh asal Tangerang pada momentum di Istana Negara tersebut. Salah satu tuntutannya adalah menghapus Peraturan Presiden No 78/2015.(RMI/HRU)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:34

PT Pertamina (Persero) terus memantau kemungkinan pergeseran konsumen bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ke BBM subsidi seiring lebarnya selisih harga antara Pertamax dan Pertalite.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill