Connect With Us

Tenaga Kesehatan Tangerang Khawatir Insentifnya Tak Cair, Ini Kata Arief

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 29 April 2020 | 13:13

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi pejabat Forkopimda memberikan keterangan pers terkait PSBB di Puspemkot Tangerang, Rabu (29/4/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tangerang sebagai garda terdepan dalam menangani penderita COVID-19 khawatir jika insetifnya tidak cair.

Kekhawatiran itu disampaikan nakes yang bertugas di rumah sakit rujukan COVID-19 Kota Tangerang kepada Tangerangnews. 

Bahkan, mereka pun mengeluh karena akan membeli alat pelindung diri (APD) dengan dana sendiri.

Dikonfirmasi TangerangNews, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah pun angkat bicara terkait mengenai hal itu. 

Dia mengatakan Pemkot Tangerang telah menerima surat edaran dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) ihwal insentif nakes.

"Baru hari ini turun surat edaran dari Kemenkes. Nanti akan dibahas," ujarnya di Puspemkot Tangerang, Rabu (29/4/2020).

Arief juga menyampaikan ketersediaan APD untuk para nakes saat ini masih cukup. Sebab, cukup banyak para donatur yang mendonasikan berbagai perlengkapan kebutuhan nakes termasuk APD. 

"Sejauh ini masih cukup, enggak ada keluhan kaitan APD," ucapnya. 

Bila mengeluh membeli APD dengan dana sendiri, Arief menyarankan nakes untuk lapor ke dinas kesehatan.

Dia menambahkan dinas kesehatan masih memiliki anggaran untuk membeli APD. 

"Lapor ke dinas kesehatan. Kan dia udah punya anggaran. Tinggal belanja dia punya duit," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Dramatis, Bayi Lahir Selamat di Tengah Banjir Cipondoh Tangerang

Dramatis, Bayi Lahir Selamat di Tengah Banjir Cipondoh Tangerang

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:42

Di balik kepungan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang, sebuah kabar membahagiakan menyeruak dari RW 04, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh.

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill