Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com–Tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tangerang sebagai garda terdepan dalam menangani penderita COVID-19 khawatir jika insetifnya tidak cair.
Kekhawatiran itu disampaikan nakes yang bertugas di rumah sakit rujukan COVID-19 Kota Tangerang kepada Tangerangnews.
Bahkan, mereka pun mengeluh karena akan membeli alat pelindung diri (APD) dengan dana sendiri.
Dikonfirmasi TangerangNews, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah pun angkat bicara terkait mengenai hal itu.
Dia mengatakan Pemkot Tangerang telah menerima surat edaran dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) ihwal insentif nakes.
"Baru hari ini turun surat edaran dari Kemenkes. Nanti akan dibahas," ujarnya di Puspemkot Tangerang, Rabu (29/4/2020).
Arief juga menyampaikan ketersediaan APD untuk para nakes saat ini masih cukup. Sebab, cukup banyak para donatur yang mendonasikan berbagai perlengkapan kebutuhan nakes termasuk APD.
"Sejauh ini masih cukup, enggak ada keluhan kaitan APD," ucapnya.
Bila mengeluh membeli APD dengan dana sendiri, Arief menyarankan nakes untuk lapor ke dinas kesehatan.
Dia menambahkan dinas kesehatan masih memiliki anggaran untuk membeli APD.
"Lapor ke dinas kesehatan. Kan dia udah punya anggaran. Tinggal belanja dia punya duit," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews