ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com–Alfamart turut mendukung kebijakan pencegahan COVID-19 dengan menyiapkan program digital voucher yang bisa dibeli, dibayar dan dibagikan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Marketing Director Alfamart Ryan Alfons Kaloh menjelaskan digital voucher salah satu inovasi perusahaan dalam menjawab pemenuhan kebutuhan pokok ataupun sembako, di saat masyarakat dianjurkan agar tetap di rumah.
“Iya, masyarakat yang ingin berbagi menjadi sedikit terhambat karena tidak bisa berbagi secara langsung, apalagi adanya larangan mudik dari pemerintah. Namun dengan digital voucher dapat dibagikan untuk membantu saudara-saudara kita di manapun,” kata Ryan dalam siaran persnya, Minggu (3/5/2020).
Melalui program ini pembelian voucher tidak perlu lagi bertemu secara langsung. Denominasi yang ditawarkan adalah pecahan Rp25 ribu, Rp50 ribu, Rp75 ribu dan Rp100 ribu.
Cara pembelian cukup ketik VOUCHER dan kirim ke nomor whatsApp Alfamart 08111500959. Setelah itu pilih nominal voucher yang ingin dibeli dan berapa jumlahnya.
Kode yang terdapat pada digital voucher hanya dapat digunakan satu kali pakai di seluruh toko Alfamart yang tersebar di Indonesia.
"Pembeli akan diarahkan membayar lewat BCA virtual account. Selanjutnya digital voucher akan diterima melalui whatsApp, dan siap dibagikan," papar Ryan.
Ryan berharap voucher digital ini dapat membantu masyarakat untuk tetap saling berbagi kepada saudara-saudara kita membutuhkan.(RMI/HRU)
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) secara resmi mengeluarkan imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi seluruh satuan pendidikan.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews