Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com–Tiga bocah kepergok para petugas di Check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang, tengah membawa senjata tajam (sajam) pada Minggu (10/5/2020) dini hari.
"Saya yang memergoki. Jadi, dia naik satu motor bonceng bertiga," ujar Haris Setiawan, Ketua Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kota Tangerang.
Haris yang ketika itu mengikuti operasi Check Point di Jalan MH Thamrin bersama petugas mengatakan, tiga bocah tersebut sempat berupaya menghindari titik Check point saat melintas.

"Jadi, mereka sudah diberhentikan petugas Dishub. Tapi kabur, saya curiga. Saya kejar. Akhirnya tertangkap," katanya.
Ketika ditangkap, ketiga bocah tersebut ditemukan membawa dua sajam jenis celurit dan golok serta guitar ukulele.

Menurut Haris, ketiga bocah asal Citra Raya, Kabupaten Tangerang ini masih berusia 15 sampai 16 tahun.
"Motif mereka membawa sajam untuk jaga-jaga karena takut ada begal," ungkapnya.
Kini, mereka sudah diserahkan kepada petugas Kepolisian dan sedang berada di Polsek Tangerang. (RAZ/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSeorang petugas dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengalami cedera saat penggerebekan tempat pemalsuan uang di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 21 Agustus 2026, lalu.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews