Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Firmansyah, sopir angkot ini semringah setelah mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat, Senin (11/5/2020).
Bansosnya yang dikhususkan bagi mereka yang terdampak COVID-19 itu diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di rumah kontrakan Firmansyah, yakni di Kampung Buaran, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
"Alhamdulillah. Saya terima kasih kepada Pak Menteri, Pak Wali Kota yang sudah ngasih sumbangan untuk anak istri," ucap Firmansyah.

Penghasilannya sebagai sopir angkot jurusan Ciledug-Cikokol menurun drastis karena pandemi COVID-19.
Jika dalam kondisi normal, penghasilannya per hari berkisar Rp80 ribu. Namun, sejak pandemi COVID-19 pendapatannya turun drastis. Bahkan, dia sudah tidak bekerja karena sepinya penumpang.
"Saya sudah tiga minggu tak bekerja. Habis sepi sekali," ungkap ayah anak satu ini.
Sejak COVID-19 merebak hingga hari ini, Firmansyah dan keluarganya mengaku kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Ya, begitu saja. Dari sana dari sini. Sebisa saya berusaha," katanya.
Firmansyah mengaku, bansos berisi paket sembako yang diterimanya dari pemerintah pusat ini sangat bermanfaat untuk menyambung hidup beberapa waktu ke depan.
"Bantuannya saya dapat mie, minyak, sarden sama beras satu karung. Ini sangat bermanfaat," pungkasnya.(RMI/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGSebanyak 890 rumah di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, masih terendam banjir yang diakibatkan luapan Sungai Cimanceuri dan Cipasilian hingga saat ini, Rabu 28 Januari 2026.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Aplikasi kecerdasan buatan Grok masih diblokir sementara di Indonesia sejak 10 Januari 2026. Hampir tiga pekan setelah pemblokiran diberlakukan, belum ada kepastian kapan akses terhadap layanan tersebut akan kembali dibuka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews