Connect With Us

Bocah Tenggelam di Periuk Ditemukan Meninggal

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Mei 2020 | 13:48

Tim SAR gabungan menemukan bocah yang tenggelam di Sungai Ledug, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (14/5/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Bocah tenggelam di Sungai Ledug, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (14/5/2020), pukul 09.30 WIB.

Korban bernama Brandon, 9, ini ditemukan pada radius 300 meter dari lokasi dia terjatuh, setelah dilakukan penyisiran oleh tim SAR gabungan pada hari kedua.

“Sudah kita evakuasi menuju rumah korban untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta.

Operasi tim SAR gabungan dilakukan dengan membagi area pencarian. Tim pertama melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian hingga ke Danau Tomang sejauh 2 kilometer.

Sementara tim kedua melakukan pencarian secara visual di jalur darat sejauh 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.

"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR ini resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing," kata Hendra.

Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam pada Selasa (13/5/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, ketika sedang bermain bersama tiga temannya di pinggir Kali Ledug, Jembatan Alamanda, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Korban terjatuh hingga akhirnya tenggelam. Kejadian yang mengenaskan tersebut sempat terekam kamera CCTV yang berada di pinggir kali. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Bisnis Lendir Berkedok Kontrakan di Sepatan Tangerang Terbongkar, Satpol PP Temukan Kondom dan Miras

Bisnis Lendir Berkedok Kontrakan di Sepatan Tangerang Terbongkar, Satpol PP Temukan Kondom dan Miras

Senin, 6 Juli 2026 | 14:09

Praktik prostitusi tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum usai di Kabupaten Tangerang. Memanfaatkan aplikasi, para pelaku menggunakan modus online dengan menjadikan kamar kontrakan sebagai tempat transaksi esek-sesek

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill