Connect With Us

Dipicu Puntung Rokok, TPA Rawa Kucing Kebakaran

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 27 Mei 2020 | 13:51

Petugas BPBD memadamkan kebakaran di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing di Neglasari, Kota Tangerang mengalami kebakaran sepanjang 20 meter. Pemicunya diduga karena puntung api rokok. 

"Kejadiannya pukul 16.05 WIB kemarin, dan alhamdulillah pukul 17.00 sudah beres. Lalu proses pendinginan, pukul 17.20 petugas sudah meninggalkan lokasi," ujar Dedi Suhada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Rabu (27/5/2020).

Kebakaran diketahui setelah petugas TPA mendapat laporan dari seorang pemulung yang tengah bekerja di lokasi.

Petugas TPA lalu berupaya memadamkan api dengan air dari armada truk tangki. Kemudian, petugas juga meminta bantuan BPBD. 

Dedi menjelaskan, api membakar sepanjang 20 meter gundukan sampah. Dugaan sementara akibat ada yang membuang puntung api rokok di bawah gundukan sampah.

Ditambah dengan cuaca panas yang membuat sampah cepat terbakar. "Itu penyebabnya memang kita sementara ini kemungkinan ada yang membuang puntung rokok," tuturnya. 

Tidak ada korban jiwa atas peristiwa kebakaran tersebut. Begitu juga ledakan gas metana yang tidak terjadi di TPA. (RAZ/RAC)

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill