Connect With Us

2 Pemuda di Tangerang Jadi Korban Penembak Misterius

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 6 Juni 2020 | 11:24

Ikhsan, korban penembakan terbaring lemah di IGD RSUD Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Dua orang pria menjadi korban penembakan di dua lokasi berbeda di kawasan wisata kuliner Laksa dan Taman Gajah Tunggal, Kota Tangerang, Jumat (5/6/2020) malam.

Kedua korban tak saling kenal. Mereka dibonceng rekannya menggunakan sepeda motor. 

Peristiwa nahas ini awalnya dialami Ozi. Ketika itu, sekitar pukul 20.00 WIB, korban melintas di Jalan Maulana Yusuf.

Namun, ketika berada di dekat wisata kuliner Laksa, korban yang masih pemuda ini tertembak.

Tembakan mengenai pinggang korban. Diduga peluru berasal dari senjata airsoft gun. 

"Jadi, tadi lagi lewat mau pulang. Tiba-tiba pinggang saya sakit. Ketembak," kata Ozi kepada TangerangNews, Sabtu (6/6/2020) dini hari. 

Berselang sekitar satu jam, korban lainnya, Ikhsan yang juga pemuda tertembak dengan jenis peluru yang sama di kawasan Taman Gajah Tunggal. 

"Iya, sama saya juga tertembak. Kena pinggang juga," tutur Ikhsan. 

Korban masih menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. Belum diketahui motif penembakan tersebut. Petugas kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku.(RMI/HRU)

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill