Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional
Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54
Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
TANGERANGNEWS.com–DPRD Kota Tangerang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19 sesuai dengan pendataan yang telah diverifikasi.
"Saya mengingatkan kepada Pemkot agar segera bansos yang sudah dilakukan pendataan segera didistribusikan," ujar Gatot Wibowo, Ketua DPRD Kota Tangerang, Senin (8/6/2020).
Menurut Gatot, saat ini masyarakat terdampak pandemi COVID-19 sangat membutuhkan bansos dari Pemkot Tangerang. Terlebih, Rp144 miliar anggaran Pemkot Tangerang telah dialokasi untuk jaminan pengaman sosial (JPS), juga pendataan bagi penerima bansos sudah dilakukan.
"Jadi, verifikasi data penerima yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu, semua, segera didistribusikan bantuannya dari Pemkot Tangerang. Bukan dari pusat maupun provinsi," tuturnya.
Gatot menambahkan data penerima bansos Pemkot Tangerang dapat diinformasikan kepada masyarakat terutama penerima dengan memanfaatkan teknologi demi transparansi.
"Bisa ditempel di kantor kelurahan atau dimanfaatkan lewat aplikasi agar masyarakat semua tenang," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi menuturkan data penerima bansos terdampak COVID-19 seluruhnya sudah ter-cover dari pemerintah pusat dan Provinsi Banten sebanyak 165 ribu lebih keluarga. Bahkan, kata dia, data tersebut melebihi kapasitas penerima yang berhak.
"Jadi, kalau sudah semuanya ter-cover dari pusat dan provinsi, bantuannya (dari Pemkot Tangerang) buat siapa lagi?" katanya.(RMI/HRU)
Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
TODAY TAGTimnas Indonesia dipastikan akan menghadapi Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Harga BBM subsidi jenis Pertalite diperkirakan berpotensi naik menjadi Rp11.500 per liter. Proyeksi itu muncul di tengah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews