Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kota Tangerang tengah berupaya membangkitkan ekonomi UKM yang lesu akibat COVID-19.
Saat ini, Disperindakop tengah menjajaki kerja sama dengan dua marketplace untuk mempermudah pelaku UKM berjualan, yakni Tokopedia dan Shopee.
Dilansir dari Antara, di tengah pandemi ini pemasaran dengan sistem daring atau online merupakan salah satu cara yang optimal. Karena itu diupayakan UKM Kota Tangerang mendapat ruang dalam marketplace besar di Indonesian
"Sekaligus dapat pelatihan kepada pemilik usahanya dalam penjualan berbasis online," ujar Kepala Bidang UKM Kota Tangerang Katrina Iswandari, Kamis (11/6/2020) kemarin.
Selain dengan marketplace, pihaknya juga berharap bisa kerja sama dengan sejumlah perusahaan. Kerja sama ini terkait pendampingan, magang, maupun pelatihan bagi UKM.
"Ini merupakan strategi pemasaran yang dibutuhkan agar produk UKM dipromosikan lebih luas lagi," ujar Katrina.
Terkait bantuan pendanaan, Disperindagkop mendorong kepada pelaku UKM untuk ikut dalam Program Tangerang Emas, maupun dengan perbankan dalam pinjaman tanpa bunga.
"Supaya bisa menjaga penjualan dan produksi tetap berjalan," papar Katrina. (RED/RAC)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSeorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews