Connect With Us

Sterilisasi, PMI Kota Tangerang Manfaatkan Teknologi Ultravilolet

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 16 Juni 2020 | 18:25

Petugas PMI Kota Tangerang sedang memanfaatkan sinar ultraviolet untuk sterilisasi ruangan sehingga dapat mencegah penyebaran virus dan bakteri, Selasa (16/6/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya memastikan pelayanan donor darah aman selama pandemi COVID-19. Di unit donor darah (UDD) PMI Kota Tangerang, sterilisasi rutin dilakukan setiap empat jam sekali menggunakan teknologi sinar ultraviolet (UV).

Kepala UDD PMI Kota Tangerang David Sidabutar menjelaskan, tempat serta alat di UDD PMI rutin dibersihkan secara berkala setiap hari dengan penyiraman air panas dan cairan disinfektan setiap empat jam sekali. 

Selain menggunakan cara konvensional, PMI Kota Tangerang juga memanfaatkan teknologi UV untuk mensterilkan alat kesehatan. Hal itu, kata David, dilakukan untuk menghindari efek merusak dari cairan disinfektan.

"Kami melakukan sterilisasi di massa pandemi itu cukup sering. Kami lakukan berulang-ulang dalam satu hari, 24 jam. Kalau kami basahi terus dengan menggunakan disinfektan, alat-alat tersebut rentan akan mengalami kerusakan. Sehingga kami memilih untuk menggunakan metode lain," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2020). 

Petugas PMI Kota Tangerang sedang memanfaatkan sinar ultraviolet untuk sterilisasi ruangan sehingga dapat mencegah penyebaran virus dan bakteri, Selasa (16/6/2020).

Tidak hanya untuk alat kesehatan, UV juga digunakan untuk membersihkan ruangan tunggu pendonor dan ruangan donor darah. David mengatakan, UV terbukti ampuh membasmi kuman, virus serta bakteri yang menempel di ruangan. Ia menyebut, keefektifan teknologi ini bisa mencapai 99 persen.

"Dari semua sterilisasi yang ada, tidak ada metode yang bisa menjamin 100 persen. Jadi, kami kombinasi dengan cara mensterilkan ruangan dengan menggunakan disinfektan. Juga pada permukaan-permukaan yang setiap hari kami gunakan saat bekerja, misalnya meja, alat tulis dan lain sebagainya, kami tidak menggunakan UV tapi kami menggunakan desinfektan untuk melakukan sterilisasi tersebut," jelasnya.

Petugas PMI Kota Tangerang sedang memanfaatkan sinar ultraviolet untuk sterilisasi ruangan sehingga dapat mencegah penyebaran virus dan bakteri, Selasa (16/6/2020).

Sterilisasi menggunakan teknologi UV rutin dilakukan PMI Kota Tangerang dua bulan belakangan ini. Bahkan, metode ini, sudah ditetapkan sebagai standar operasional unit donor darah.

Diakui David, efektif membasmi virus, menggunakan teknologi UV juga dapat memangkas biaya sterilisasi. Bila sebelumnya pengeluaran untuk pembuatan atau pembelian disinfektan lumayan besar, kini pengeluaran itu berkurang berkat teknologi UV.

Namun, dibalik manfaatnya, David mengatakan, UV memiliki dampak negatif berupa resiko kanker kulit. Untuk itu, penggunaan teknologi ini dilakukan dengan standar yang ketat agar terhindar dari resiko tersebut.

"Kami harus berhati-hati dalam menggunakan ultraviolet ini karena kalau kulit terlalu sering terpapar, maka cenderung mengakibatkan penyakit kanker kulit. Kami tidak mau itu terjadi dan kalau kena mata bisa mengalami kerusakan pada mata. Untuk itu kami lakukan dengan cara yang baik yang benar untuk menghilangkan resiko-resiko tadi," paparnya.

Sedikitnya PMI Kota Tangerang memiliki tujuh alat sterilisasi UV ini. Alat dengan beragam ukuran ini biasa dioperasikan pada malam hari usai pelayanan donor darah tutup, yakni pukul 22.00 WIB.

Teknologi UV sendiri bekerja dengan cara merusak bagian tertentu pada virus, kuman, ataupun bakteri. Saat bagian itu dirusak UV, potensi penularannya pun berkurang. (RMI/RAC)

KOTA TANGERANG
600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53

Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang yang berlangsung selama 28-30 Juli 2026, diikuti sebanyak 600 warga binaan.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill