Connect With Us

Sidang Penabrak Maut di Karawaci, Saksi : Aurelia Konsumsi Miras

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 24 Juni 2020 | 20:06

| Dibaca : 1492

Terdakwa Aurelia Margaretha, 26, didampingi kuasa hukumnya saat menjalani persidangan perkara kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan meninggalnya Andrie Njotohusodo, 50, di perumahan Karawaci, Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Pengadilan Negeri Tangerang kembali menggelar sidang kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan meninggalkan Andrie Njotohusodo, 50, bersama anjing kesayanganya dengan terdakwa Aurelia Margaretha, 26.

Agenda sidang kali ini menghadirkan saksi Johanes Raymon, 27, selaku rekan terdakwa. Namun, keterangan saksi dalam persidangan memperkuat fakta terdakwa sempat mengonsumsi minuman keras ketika berkendara saat kejadian.

Fakta persidangan ini terkuak ketika Ketua Majelis Hakim Arif Budi Chayono menggali keterangan saksi. Johannes mengaku, beberapa jam sebelum kejadian, yakni pada 29 Maret 2020 dia bersama Aurelia makan di sebuah restoran di Tangerang.

Terdakwa Aurelia Margaretha, 26, didampingi kuasa hukumnya saat menjalani persidangan perkara kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan meninggalnya Andrie Njotohusodo, 50, di perumahan Karawaci, Tangerang.

Dalam persidangan itu, hakim menanyakan menu makanan dan minuman yang dikonsumsi saksi dan Aurelia.

"Makan daging sapi dan empat botol Soju. Terdakwa minum dan saya minum lebih banyak. Sekitar tiga botol. Kami menuangkan. Atas inisiatif kami berdua di ruangan tertutup," jawab Johanes saat bersaksi di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (24/6/2020).

Saat digali hakim lebih jauh, Johanes menjelaskan Soju merupakan minuman keras (miras) khas Korea yang mengandung alkohol. "Iya kadar alkohol 19 persen," imbuh saksi. 

Johanes juga membenarkan terdakwa Aurelia mengendarai mobil Honda Brio usai mereka menyantap makanan dan soju di restoran. Sedangkan Johannes mengendarai mobil lainnya. 

Setelah berpisah, sekitar pukul 16.40 WIB, saksi mendapat kabar bahwa Aurelia menabrak Andre dan anjingnya di perumahan di Karawaci, Tangerang.

Dalam kesaksiannya di depan majelis hakim Johannes, ia juga membeberkan bahwa sebotol soju yang ditemukan di mobil terdakwa saat kejadian adalah minuman keras yang dia minum bersama Aurelia sebelum kejadian.

Sementara itu ibu kandung terdakwa, Yunita yang juga dihadirkan sebagai saksi, mengatakan, anaknya menderita bipolar dan tengah mendapat perawatan dokter. "Iya sudah setahun ini rutin konsultasi dengan dokter soal bipolarnya," ungkap Yunita. 

IMG

Diketahui, bipolar adalah kondisi seseorang yang mengalami perubahan suasana hati secara fluktuatif dan drastis, misalnya tiba-tiba menjadi sangat bahagia dari yang sebelumnya murung.

Namun saat ditanya apakah dirinya apakah dirinya pernah mendampingi langsung Aurelia saat ke psikiater, Yunita mengaku tidak pernah.

Yang sedikit aneh, meski anaknya didiagnosa bipolar, Yunita mengizinkak anaknya mengendarai mobil. Bahkan dia memastikan terdakwa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah. Dia berdalih tetap mengizinkan anaknya mengendarai mobil meskipun bipolar karena aktivitas kerja dan keseharian lainnya.  "Sehari-hari memang biasa menyetir," ujar ibu terdakwa. 

Yunita juga mengaku bahwa Aurelia bekerja di perusahaan IT yang terletak di Jalan Panjang, Jakarta Barat.

Sementara itu, Pengacara terdakwa Aurelia, Charles Situmorang saat dikonfirmasi bagaimana bisa terdakwa mendapatkan dan memiliki SIM resmi jika memang benar mengalami gangguan kejiwaan, Charles menolak menjawab lebih detail.  Padahal syarat untuk memdapatkan SIM adalah sehat jasmani dan rohani.

Pengacara pun meminta wartawan mencari kejelasannya dari pihak kepolisian. "Tanya ke Polres ya kenapa diberikan SIM dan tak dicabut," kilah dia.

Ibu terdakwa juga membantah informasi Aurelia, anaknya yang juga terdakwa, mengenal korban Andrie Njotohusodo dalam kesaksiannya. 

Tambran

Menanggapi kesaksian Yunita itu, perwakilan keluarga korban Winda Niar mengaku sangat kecewa dengan upaya keluarga terdakwa mencoba menutupi fakta.

Menurut Winda, antara adik iparnya itu dengan keluarga Aurelia sempat memiliki hubungan baik. "Kalau orang tuanya bilang enggak kenal, itu mustahil sekali. Mereka pernah datang numpang jualan depan ruko kami. Saat acara ulang tahun istri korban, Yunita juga datang," ungkap dia.

Winda mengakui akibat meninggalnya Andrie membawa efek luar biasa bagi ekonomi keluarga adik iparnya. "Andrie ini tulang punggung keluarga. Sekarang keluarga merasakan beban dan kesulitan. Apalagi anak-anak masih kecil," sesal dia.

Lebih jauh, Winda hanya berharap majelis hakim dapat memberikan keadilan bagi keluarganya dan terdakwa Aurelia diberi hukuman tegas sesuai dengan kesalahannya. "Diberi hukuman tegas sesuai perbuatannya. Kami minta diberikan keadilan," tutup keluarga korban itu.

Sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (29/3/2020) sore di Jalan Khatulistiwa Perumahan Lippo Karawaci, Kota Tangerang. Korban saat itu sedang joging bersama anak dan anjingnya. 

Tiba-tiba datang mobil Honda Brio yang dikemudikan Aurelia Margaretha. Seketika Aurelia menabrak korban dan anjingnya. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Begitu pula anjing milik korban.

Jaksa Penuntut umum menjerat terdakwa dengan dakwaan berlapis Pasal, 311 ayat ( 5 ) Yunto Pasal, 310 ayat ( 4 ) Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sidang bakal dilanjutkan kembali Rabu 1 Juli mendatang dengan mendengarkan keterangan saksi ahli.(RMI/HRU)

BANTEN
Membahayakan, 80 Truk Parkir di Bahu Jalan Tol Tangerang-Merak Ditertibkan

Membahayakan, 80 Truk Parkir di Bahu Jalan Tol Tangerang-Merak Ditertibkan

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:08

TANGERANGNEWS.com-Puluhan truk yang parkir di bahu jalan Tol Tangerang-Merak ditertibkan lantaran membahayakan pengguna jalan. Penertiban dilakukan oleh Astra Tol Tangerang-Merak pada 21-22 Juni 2022.

TANGSEL
Wanita di Serpong Utara Ditemukan Tewas di Indekos, Polisi Terjunkan Anjing K9

Wanita di Serpong Utara Ditemukan Tewas di Indekos, Polisi Terjunkan Anjing K9

Sabtu, 25 Juni 2022 | 22:53

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa berdarah terjadi di sebuah tempat indekos. Korban berinisial SL berusia 35 tahun yang tewas karena kehabisan darah di daerah Serpong Utara

TEKNO
Poco Seri F Terbaru Segera Hadir di Indonesia, Tawarkan Performa Ekstrem

Poco Seri F Terbaru Segera Hadir di Indonesia, Tawarkan Performa Ekstrem

Minggu, 19 Juni 2022 | 23:26

TANGERANGNEWS.com-Poco seri F terbaru siap menggebrak pasar Indonesia. Smartphone ini menawarkan performa ekstrem dengan harga yang ekstrem pula, sehingga disebut sebagai flagship killer.

BANDARA
Ronaldinho Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Dijemput Raffi Ahmad

Ronaldinho Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Dijemput Raffi Ahmad

Jumat, 24 Juni 2022 | 18:44

TANGERANGNEWS.com-Pesepakbola dunia, Ronaldinho tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, dijumput langsung oleh artis Raffi Ahmad, Jumat 24 Juni 2022

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill