Connect With Us

Cermati, Ini Wajah Maling Motor di Sukasari Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 27 Juni 2020 | 09:54

Tangkapan layar CCTV Pelaku pencurian saat beraksi di Jalan MT Haryono Gang Sukarasa 3, Kelurahan Sukasari Kota Tangerang . (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Wajah dua pelaku pencurian sepeda motor terekam kamera pengawas (CCTV). Video rekaman peristiwa yang terjadi di Jalan MT Haryono, gang Sukarasa 3, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang itu, beredar di media sosial.

Bahkan, wajah satu pelaku sangat jelas terlihat. Ia mengenakan kemeja berwarna biru muda, dan celana jeans. Sementara, satu pelaku lainnya tidak begitu jelas terlihat, sebab mengenakan masker, dengan atasan sweater berwarna hitam.

Dalam rekaman CCTV, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Kokok suara ayam terdengar, seperti memberikan peringatan kepada pemilik rumah bahwa ada tamu yang tak diundang yang akan menggasak harta benda korban pada Rabu (24/6/2020) pagi itu.

Kedua pelaku datang ke lokasi mengendari sepeda motor matic berwarna hitam. Sesampainya di depan pagar rumah korban, pria yang mengenakan sweater hitam turun dari motor. Ia kemudian masuk ke dalam area rumah.

Sementara, pria yang mengenakan kemeja berwarna biru muda, menunggu di depan pagar sambil mengamati situasi sekitar.

Tak berselang lama, pelaku keluar dari area rumah korban dengan mendorong satu sepeda motor matic berwarna merah. Setelah berhasil menyalakan kuda besi itu, mereka bergegas meninggalkan lokasi.

Anton, korban pencurian itu mengungkapkan, ia baru menyadari rumahnya telah disantroni penjahat jalanan itu sekitar pukul 07.00 WIB.

"Saat itu pagar rumah sudah terbuka, saya baru sadar. Kasus kehilangan motor banyak, min. Sedangkan pelaku sangat jelas terekam kamera saat mengambil motor saya," kata Anton dalam pesan singkatnya ke akun Instagram TangerangNews, Sabtu (27/6/2020).

Korban telah melapor ke Polres Metro Tangerang bahwa sepeda motor Honda Beat nopol B-3297-CES miliknya telah dicuri orang di rumahnya.

"Namun sampai sekarang belum ditindaklanjuti (polisi) untuk olah TKP (tempat kejadian perkara) min," kata dia.(RMI/HRU)

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill