Connect With Us

Oknum Kordinator PKH di Kota Tangerang 4 Tahun Sunat Dana Bansos

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 29 Juni 2020 | 15:39

Ilustrasi Uang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Oknum koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) diduga menyunat habis dana bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

Penyelewengan dana bansos tersebut dialami KPM berinisial LLS, warga RT 1/3, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. 

Menurut, Asiah, Ketua RT 1/3 Kelurahan Poris Plawad Indah, dana bansos dari program Kementerian Sosial senilai Rp600 ribu yang menjadi hak penerima setiap bulannya, ternyata tak pernah diterima LLS.

"Ya, benar dia tidak menerima uang bansos dari tahun 2016," ujarnya membenarkan saat dikonfirmasi TangerangNews, Senin (29/6/2020).

Terungkapnya praktek sunat dana bansos yang diduga dilakukan oknum koordinator PKH ini, setelah pihak LLS mencetak salinan rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada Juni 2020.

Ternyata, LLS selama ini hanya menerima bansos berupa sembako. Sedangkan dana langsung tunai yang dipegang koordinator PKH tidak pernah sampai kepadanya.

"Oknumnya itu tidak pernah melaporkan ke LLS. Dia itu hanya bilang ke LLS kalau setiap bulan tidak pernah ada saldo," ucap Asiah yang juga keponakan LLS ini.

LLS pun geram dan merasa curiga dengan oknum tersebut. Dia pun mencetak salinan rekeningnya. Hingga akhirnya terungkap direkeningnya terdapat saldo Rp600 ribu per bulan.

Asiah menduga masih ada sejumlah warganya yang juga KPM mengalami hal serupa ini. "Kalau LLS perkembangannya sudah damai musyawarah. Jadi, oknumnya akan ganti dan sudah kasih panjar (uang muka) Rp1 juta kepada LLS," tuturnya.

Sementara itu, Lurah Poris Plawad Indah Kundarto membenarkan jika dana bansos LLS disunat oknum koordinator PKH. "Ya, kami sudah memfasilitasi persoalan ini," katanya. 

Dia menyebut pihak kelurahan sedang membentuk tim untuk menelusuri apakah ada KPM lainnya yang mengalami nasib serupa dengan LLS. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill