Connect With Us

Begini Strategi Kelurahan Cimone Dongkrak UMKM Terdampak COVID-19

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 Juli 2020 | 16:07

Sekretaris Kelurahan Cimone Asep Zulfikar bersama para pelaku UMKM saat menunjukkan produk UMKM. Foto ini diambil sebelum pandemi COVID-19. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Pandemi COVID-19 berdampak pada seluruh sektor perekonomian termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Di Kota Tangerang, Kelurahan Cimone aktif memfasilitasi para pelaku UMKM untuk mengalihkan proses pemasarannya dari konvensional menjadi daring.

"Sekarang ada 25 UMKM. Mereka mulai beralih jualannya secara online," ujar Asep Zulfikar, Sekretaris Kelurahan Cimone saat ditemui di Cimone, Kota Tangerang, Rabu (1/7/2020). 

Asep mengatakan pandemi COVID-19 bukan berarti menjadi alasan UMKM untuk tidak berinovasi. Kata dia, momen ini harus dimanfaatkan untuk menggali potensi penjualan. 

"UMKM ini jadi garda terdepan untuk pemulihan perekonomian masyarakat," katanya. 

Pihak kelurahan terus mendukung UMKM di wilayah Cimone untuk tetap bisa mempromosikan produk-produknya agar dapat tetap bertahan di tengah pandemi COVID-19. 

Adapun UMKM di Cimone saat ini menjual produk-produk unggulan seperti snack, handicraft, hingga makanan berat. 

"UMKM kami sering diikutsertakan dalam setiap event. Semoga UMKM bisa selalu eksis," pungkasnya. (RMI/RAC)

BANTEN
Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:57

PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill