Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com–Oknum Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang diduga melakukan pungli dengan menyatroni bangunan-bangunan di wilayah Batuceper.
Tindakan yang meresahkan warga itu dipicu karena oknum tersebut diduga kerap meminta jatah pada proyek bangunan tak berizin.
Meriyanah, salah satu warga yang sedang membangun rumah mengaku dirinya kerap disatroni oknum petugas Tramtib Kecamatan Batuceper.
"Saya memang sedang mendirikan bangunan rumah tinggal di Kompleks Simprug dan disatroni petugas terus," ujarnya menyampaikan keluhan kepada TangerangNews, Senin (13/7/2020).
Dia menyebut oknum tersebut hendak meminta jatah berupa uang. Dia pun mengaku resah dengan perilaku oknum Tramtib seperti ini.
"IMB-nya sudah lengkap diurus di DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu). Tapi masih didatangi oknum terus. Resah juga, karena setahu saya perihal izin bukan wewenang Tramtib kecamatan," ucapnya.
Dia menambahkan tak hanya kediamannya yang kerap disatroni oknum petugas Tramtib. Menurutnya, pemilik rumah yang sedang membangun juga kerap mengalami hal serupa.
"Ya, begitu. Datang sering mintain uang," pungkasnya. (RMI/RAC)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGRatusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.
Telkomsel secara khusus melakukan pengujian dan optimalisasi jaringan di jalur KRL Commuter Line Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan hingga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak 164 petugas pengecekan daging kurban pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews