Connect With Us

Pandemi COVID-19, Dindik Tangerang Jalankan 2 Skema Pembelajaran

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 20 Juli 2020 | 17:12

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan menjalankan dua skema pembelajaran bagi siswa SD dan SMP di tengah pandemi COVID-19. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan skema pertama adalah sistem pembelajaran daring atau online. 

Dalam skema pertama tersebut, para siswa belajar secara online atau tanpa tatap muka secara langsung. 

"Kami juga sudah melaunching 650 video pembelajaran yang mendapatkan rekor MURI. Ini bisa membantu siswa belajar daring," ujarnya saat ditemui di Sekretariat PGRI Kota Tangerang, Senin (20/7/2020). 

Sedangkan skema kedua, kata Jamaluddin, pihaknya menjalankan program pembelajaran secara luring.

Adapun sasarannya adalah orang tua yang memiliki kendala tidak mempunyai ponsel untuk siswanya belajar online. 

"Jadi, kalau luring siswa tetap belajar di rumah dengan didampingi binwil (bina wilayah)," katanya. 

Jamaluddin menambahkan dalam pembelajaran luring tersebut Dindik menerjunkan guru-guru yang tergabung pada binwil untuk mendatangi rumah siswa yang tidak memiliki ponsel untuk belajar secara konvensional. 

"Nah, siswa belajar luring mendapatkan tugas dari buku paket, LKS dan sebagainya," pungkasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:35

Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill