Connect With Us

Video : Maling HP Berkostum Ojol Terekam CCTV di Pondok Aren

Redaksi | Senin, 27 Juli 2020 | 20:48

| Dibaca : 559

Screenshot atau tangkapan layar video kamera CCTV seorang pria yang menggunakan atribut ojek daring (ojol) memasuki sebuah kontrakan, Senin (27/7/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria dengan menggunakan atribut ojek daring (ojol) terekam kamera pengawas (CCTV) diduga mencuri ponsel di sebuah kontrakan, Senin (27/7/2020).

Peristiwa tersebut terjadi Jalan H. Samiin, gang Jabid, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangsel sekitar pukul 06.00 WIB.

Dalam rekaman CCTV tersebut, tampak seorang pria menggunakan kostum ojol memasuki area kontrakan. Ia tampak mondar-mandir di depan sebuah kamar kontrakan dengan posisi jendela dan pintu terbuka. Terduga pelaku juga tampak memperhatikan situasi di sekitar. 

Informasi yang dihimpun, korban kehilangan satu unit ponsel. Saat itu korban sedang pergi ke warung yang tak jauh dari rumahnya, sementara suami korban masih tertidur di kamar.

Korban menyadari kontrakannya disantroni maling saat ponsel miliknya yang sedang diisi daya (dicas) hilang. Ia kemudian memeriksa rekaman CCTV, kemudian tampaklah aksi terduga pelaku. (RMI/RAC)

 
View this post on Instagram
 

Aksi pencurian HP terekam CCTV di sebuah kontrakan Jl.H. Samiin Gg. Jabid, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (72/07/2020) sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. Kejadian bermula ketika korban sedang pergi ke warung yang agak jauh dari rumahnya, sedangkan suami korban masih tertidur di kamar. Ketika korban kembali ke rumah, ternyata HP miliknya yang sedang di charge sudah tidak ada. Kemudian korban langsung menghampiri pemilik kontrakan yang baru saja pulang sehabis membeli sayur. Korban meminta tolong pemilik kontrakan untuk menghubungi Hp nya namun hp tersebut sudah tidak bisa dihubungi. Menurut kesaksian pemilik kontrakan, ketika ia hendak mematikan lampu depan, ia sempat melihat seseorang menggunakan atribut ojek online berhenti didepan lokasi. Kemudian oknum ojek online itu mondar-mandir dan beberapa kali melongok ke dalam jendela dan pintu kontrakan yang saat itu dalam posisi terbuka. Namun saat itu pemilik kontrakan tidak menaruh curiga kepada oknum ojek online tersebut Selanjutnya korban meminta pemilik kontrakan untuk membuka rekaman CCTV, dan benar saja sesuai dengan kesaksian pemilik kontrakan. Dari rekaman CCTV terlihat seorang pria menggunakan atribut ojek online dengan gerak-gerik mencurigakan. Dari aksinya, pelaku membawa 1 unit hp android dari rumah kontrakan tersebut. Dihimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan selalu mengunci pintu dan jendela apabila hendak meninggalkan rumah

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

BISNIS
Wakili Banten, DKapster Masuk Finalis Top 25 UKM se-Indonesia 

Wakili Banten, DKapster Masuk Finalis Top 25 UKM se-Indonesia 

Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:53

TANGERANGNEWS.com–Penyedia layanan cukur rambut online, DKapster akhirnya masuk dalam finalis top 25 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Award tahun 2020, setelah menyisihkan ratusan peserta lainnya se-Indonesia

BANDARA
Miliki Senpi Ilegal, Direktur Ini Ditahan Polres Bandara Soetta 

Miliki Senpi Ilegal, Direktur Ini Ditahan Polres Bandara Soetta 

Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:21

TANGERANGNEWS.com–Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengamankan seorang direktur perusahaan swasta berinisial SAS, 55, karena kedapatan memiliki sepucuk senjata api tanpa dilengkapi surat kepemilikan

WISATA
Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata terdapat ruang terbuka hijau yang menjadi tempat favorit

TANGSEL
Foto Hamilnya Beredar di Dunia Maya, Ponakan Prabowo Tempuh Jalur Hukum

Foto Hamilnya Beredar di Dunia Maya, Ponakan Prabowo Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:49

TANGERANGNEWS.com-Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil