Connect With Us

Tahanan Narkoba Tewas, Warga Geruduk Polres & Kejari Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 12 Agustus 2020 | 19:32

Keluarga almarhum Heri Gunawan saat menggeruduk kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Rabu (12/8/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sekelompok warga menggeruduk kantor Polres Metro Tangerang Kota dan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Rabu (12/8/2020).

Massa menuntut Kepolisian dan Kejaksaan mengusut peristiwa meninggalnya seorang tahanan narkoba, Heri Gunawan asal Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Menurut Ibnu Jandi, perwakilan massa aksi, Heri Gunawan yang merupakan adik iparnya, meninggal akibat lalainya kinerja Kepolisian maupun Kejaksaan. 

"Meninggalnya tanggal 26 Juli 2020. Sebelum meninggal, almarhum hanya dirawat setengah hari," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (12/8/2020). 

Jandi merunut, Heri ditangkap kepolisian terkait kasus narkoba pada 26 Februari 2020. Heri pun ditahan di Polres Metro Tangerang Kota. 

"Lalu, almarhum menjalani sidang. Nah, pada 6 Juni 2020 almarhum menderita sakit," katanya. 

Keluarga almarhum Heri Gunawan saat menggeruduk kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Rabu (12/8/2020).

Selama sakit, kata Jandi, tidak ada penanganan dari pihak penanggungjawab tahanan. Menurutnya, hanya sang istri yang mengurus almarhum pada saat membesuk. 

"Istrinya minta tolong ke anggota narkoba. Akhirnya dengan rasa kemanusiaan, anggota menolong dengan membawa ke RS," ucapnya. 

Heri pun dibawa ke RS Hermina. Hanya setengah hari menjalani perawatan, ia meninggal dunia, tepatnya pada 26 Juli 2020. 

Jandi mengatakan persoalan penanganan tahanan ini seharusnya menjadi tanggung jawab Satuan Tahanan Barang Bukti (Tahti) dan kejaksaan. Namun, kali ini keduanya dianggap abai. 

"Sampai sekarang saya tidak tahu diagnosa penyebab almarhum meninggal. Tapi secara lisan saat kami demo, kejaksaan bilang diagnosanya meninggal karena sakit paru-paru," jelasnya. 

Meski telah bertemu perwakilan dari Polres Metro Tangerang Kota dan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, menurut Jandi, belum ada tanggapan memuaskan dari dua institusi itu terkait kematian Heri tersebut. 

"Sampai sekarang saya anggap almarhum meninggal karena kelalaian kinerja. Maka, minggu depan kami akan lanjutkan persoalan ini ke Komisi Kejaksaan dan Polda. Kami ingin keadilan," paparnya. 

Jandi berharap tidak ada lagi tahanan yang meninggal akibat lalainya kinerja aparatur negara. Dia ingin aparatur negara pro aktif melayani masyarakat. (RMI/RAC)

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:27

Hotel Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta menandai satu tahun operasional melalui perayaan bersama seluruh keluarga besar hotel pada Jumat, 16 Oktober 2026, sore.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill