Connect With Us

Lawan Arah Ramai di Sisi Tol Tangerang ke Arah Gading Serpong

Mohamad Romli | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:28

Tampak pengendara roda dua dan empat nekat melawan arus lalu lintas pada akses menuju Gading Serpong, Sabtu (15/8/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kemacetan lalu lintas di lampu merah Gading Serpong, Jalan Raya Serpong, kerap dijadikan alasan pengendara melanggar peraturan lalu lintas.

Pengendara roda dua maupun roda empat, arah dari Kota Tangerang kerap memilih akses jalan pintas dengan melawan arus. Mereka yang semestinya tetap lurus di Jalan Raya Serpong, berbelok ke kiri, memutar ke belakang area hotel transit FM3.

Padahal, tindakan nekat ini bisa membahayakan keselamatan diri sendiri, maupun pengendara lainnya. Sebab, jalan tersebut adalah akses satu arah kendaraan roda empat atu lebih yang keluar dari pintu tol Kebon Nanas, Kota Tangerang.

Seperti terekam dalam sebuah video yang diterima TangerangNews, Sabtu (15/8/2020). Tampak pemotor dan pemobil nekat melawan arus di area tersebut.

“Pemotor dan Pemobil di pintu keluar tol arah Gading Serpong kerap membahayakan dirinya sendiri dan penggunan jalan lain,” tulis netizen yang enggan disebutkan identitasnya dalam keterangan video tersebut.

“Jumlah pelanggar semakin hari meningkat, sebab pemotor dan pemobil lain mulai meniru pengendara yang salah tersebut. Pelanggaran yang terus menerus dilakukan kini menjadi kebiasaan,” sambungnya.

Pengakuan seorang pemotor yang pernah terkena tilang karena melawan arus di lokasi tersebut, tindakannya itu karena ia ingin lebih cepat menuju kawasan Gading Serpong.

“Kalau lewat lampu merah Gading Serpong kan kadang macet, lebih lama. Kalau lewat situ, lebih cepat,” ujar Sannia kepada TangerangNews.

Ia sendiri mengakui, tindakannya salah. Hingga, saat ia ditilang petugas Polantas, ia tidak mengelak kesalahannya.

“Biasanya, ada polisi di bawah. Tapi kadang juga enggak ada. Setelah kena tilang, saya kapok enggak pernah lewat situ lagi,” katanya.

Unggahan video tersebut di akun Instagram TangerangNews juga direspon netizen. Pelanggaran lalu lintas tersebut diakui terus terjadi.

“Kalau dari atasnya ada pak ogah (juru parkir) berarti aman ga ada polisi, tapi kalau untuk mobil sih sangat-sangat bahaya, karena makan bahu jalan,” tulis akun @indrasarbini.

Netizen lain menyarankan, segera ada tindakan dari pihak terkait, agar pelanggaran lalu lintas tersebut tidak terus terjadi.

“Solusinya harus dibikin pospol (pos polisi),” tulis akun @3rhend.

“Seharusnya dibuat jalan pintas tuk (untuk) menuju ke SMS (kawasan Summarecon atau Gading Serpong),” timpal akun @rajabangkit.

OPINI
Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Selasa, 3 November 2026 | 23:36

Pembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill