Connect With Us

Begini Transformasi UNIS Tangerang di Era Digital

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 19 Agustus 2020 | 20:40

Rektor UNIS Tangerang Mustofa Kamil. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang menggelar webinar bertema Transformasi Ilmu Dalam Era Digital, Rabu (19/8/2020). 

Adapun narasumber utama seminar tersebut adalah Rektor UNIS Tangerang Mustofa Kamil. Dia mengungkap strategi UNIS dalam merealisasikan sistem pembelajaran daring. 

Menurutnya, 90 persen aktivitas kegiatan belajar-mengajar maupun pelayanan UNIS Tangerang dilakukan secara daring. Hal ini, kata dia, bukan semata-mata karena pandemi COVID-19. 

"Tapi memang karena perubahan terknologi digitalisasi yang semakin berkembang," ujarnya. 

Tak dipungkiri, menurutnya, setiap kampus harus bertransformasi menerapkan digitalisasi. Sebab, jika tidak kampus akan tertinggal. 

"Nah, UNIS banyak melakukan transformasi ilmu, salah satunya mengembangkan kurikulum digital," katanya. 

Mustofa menjelaskan UNIS telah menerapkan sistem digital, yakni dengan program e-learning, e-library, pembayaran digital, dan sistem evaluasi daring. 

"Bahkan ujian tesis, skripsi, UAS secara daring. Semua disiapkan dalam konteks transformasi ilmu," jelasnya. 

Tak hanya pembelajaran daring, UNIS juga menyelenggarakan sistem pembelajaran secara luring untuk mahasiswa yang memiliki kendala gawai atau internet. 

"Yang ini kami namakan Mix yaitu luring dan daring. Jadi, luring ini untuk mahasiswa yang tidak punya kuota. Dengan terbatas, mahasiswa boleh ke kampus untuk mengambil tugas," tuturnya.

"Ada juga sistem belajar Hybrid. Jadi, mereka mendiskusikan persoalan kampus tapi nantinya disampaikan secara daring," imbuhnya. 

Meskipun sudah 90 persen dilakukan secara daring, kata Mustofa, tak seluruhnya mahasiswa tertarik dengan pembelajaran daring. Berdasarkan evaluasinya, mahasiswa disebut mengalami kejenuhan karena sistem daring. 

"Evaluasinya hampir rata-rata mereka tidak senang daring. Karena tidak bertemu dengan dosen. Inilah kebiasaan yang harus diubah," katanya. 

Dia menambahkan UNIS akan selalu mengembangkan sistem digitalisasi. Karena itu, dia mendorong para dosen untuk menguasai teknologi informasi.(RMI/HRU)

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill