Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com–Ribuan massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Banten bertolak ke DPR RI, Selasa (25/8/2020).
Massa buruh yang berangkat dari titik kumpul Cikokol, Kota Tangerang tersebut hendak berunjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).
Rombongan buruh berangkat secara konvoi menggunakan sepeda motor hingga bus dari Cikokol via Daan Mogot untuk bisa tiba di gedung DPR RI, Jakarta.
Namun, konvoi tersebut sempat membuat arus lalu lintas macet. Sebab, rombongan ini menutup satu jalur jalan yang dilintasinya.
Ketua DPD KSPSI Banten Dedi Sudarajat mengatakan buruh yang berangkat dari Banten menuju gedung DPR ini berjumlah sekitar 10 ribu orang.
Adapun titik kumpulnya tak hanya di Cikokol, melainkan di Jatiuwung, Balaraja, dan Tanah Tinggi. Mereka kompak menolak RUU Ciptaker.
"Kita minta RUU itu dicabut. Isi dari klaster ketenagakerjaan itu mendegradasi kesejahteraan buruh," ujarnya.
DPR tetap membahas Omnibus Law Ciptaker para buruh akan melakukan demonstasi lebih besar.
"Jadi, kita akan unjuk rasa terus-menerus dan kalau DPR RI tetap membahas Omnibus Law kita akan mogok nasional," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGDinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang resmi meluncurkan program SAHABAT MBR (Sahkan Bangunan Bersama Rakyat Masyarakat Berpenghasilan Rendah).
Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews