Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com–Ribuan massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Banten bertolak ke DPR RI, Selasa (25/8/2020).
Massa buruh yang berangkat dari titik kumpul Cikokol, Kota Tangerang tersebut hendak berunjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).
Rombongan buruh berangkat secara konvoi menggunakan sepeda motor hingga bus dari Cikokol via Daan Mogot untuk bisa tiba di gedung DPR RI, Jakarta.
Namun, konvoi tersebut sempat membuat arus lalu lintas macet. Sebab, rombongan ini menutup satu jalur jalan yang dilintasinya.
Ketua DPD KSPSI Banten Dedi Sudarajat mengatakan buruh yang berangkat dari Banten menuju gedung DPR ini berjumlah sekitar 10 ribu orang.
Adapun titik kumpulnya tak hanya di Cikokol, melainkan di Jatiuwung, Balaraja, dan Tanah Tinggi. Mereka kompak menolak RUU Ciptaker.
"Kita minta RUU itu dicabut. Isi dari klaster ketenagakerjaan itu mendegradasi kesejahteraan buruh," ujarnya.
DPR tetap membahas Omnibus Law Ciptaker para buruh akan melakukan demonstasi lebih besar.
"Jadi, kita akan unjuk rasa terus-menerus dan kalau DPR RI tetap membahas Omnibus Law kita akan mogok nasional," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGDinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang tengah mempersiapkan jalur khusus bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD dan SMP Negeri.
Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews