Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa penyerangan oleh sekelompok pemotor bersenjata tajam (sajam) kembali terjadi di Kota Tangerang.
Informasi yang dihimpun, aksi tersebut terjadi di depan Rumah Makan Ameng Bangka, Jalan Poris Indah Raya, Cipondoh Indah, Cipondoh, Tangerang Minggu (23/08/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dalam video itu, puluhan pemotor melintas di lokasi. Tampak seorang pria tengah duduk di lokasi kejadian menyaksikan iring-iringan pemotor tersebut.
Namun, tiba-tiba, seorang pelaku yang dibonceng oleh salah satu pemotor berhenti tepat di depan pria itu. Tanpa basa-basi, ia langsung menghujamkan sajam jenis celurit ke arah korban.
Korban yang sadar dirinya diserang, segera berlari menghindari sabetan celurit. Sementara, pemotor lainnya yang jumlahnya diperkirakan puluhan, sempat berhenti menyaksikan adegan penyerangan itu.
Belum diketahui modus penyerangan itu. Hingga berita ini ditayangkan, TangerangNews masih berupaya mengkonfirmasi peristiwa ini ke pihak berwenang. (RMI/RAC)
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGPemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews