Connect With Us

Kesal Tak Dipinjami Uang, Sekuriti Rampok Pusat Gadai di Batuceper

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 25 Agustus 2020 | 21:35

Pelaku Abu Bakar saat dihadirkan di depan awak media dalam konferensi pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (25/8/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Seorang sekuriti harus berurusan dengan pihak berwajib atas ulahnya merampok kantor PT Pusat Gadai Indonesia, karena kesal tidak mendapat pinjaman uang dari atasannya.

Abu Bakar, pelaku perampokan itu, ternyata adalah sekuriti kantor di cabang lain dari perusahaan tersebut. Saat beraksi ia menyamar sebagai teknisi.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Haryanto mengungkapkan pria berusia 22 tahun itu melancarkan aksinya di kantor PT Pusat Gadai Indonesia, yang berlokasi di Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada 20 Agustus 2020.

Berbekal senjata api mainan dan sajam, Abu yang melancarkan aksinya seorang diri mendatangi kantor Pusat Gadai Indonesia tersebut, sebagai teknisi dengan alasan memasang alarm.

"Tersangka mengaku diutus dari kantor pusat," ungkap Kapolres, Selasa (25/8/2020).

Karyawan yang percaya begitu saja, mempersilakan pelaku masuk dan kemudian mengantar pelaku ke gudang belakang kantor pusat bisnis gadai itu.

"Setelah di dalam, tersangka malah menodongkan senjata tajam ke karyawan. Pelaku juga membekapnya dan menyeretnya sambil menodongkan senjata api yang kami duga mainan, sehingga korban ketakutan," jelasnya.

 

Pelaku Abu Bakar saat dihadirkan di depan awak media dalam konferensi pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (25/8/2020).

Setelah melumpuhkan beberapa karyawan, pelaku kabur membawa lari 21 ponsel genggam dan satu unit laptop. Pada saat kabur keluar, aksi pelaku sempat dipergoki warga sehingga dia kembali mengeluarkan senjata api yang diduga mainan.

Berdasarkan keterangan para saksi dan rekaman CCTV, pelaku teridentifikasi identitasnya. Dia adalah Abu bakar, satpam kantor Pusat Gadai Indonesia cabang Ciledug.

Dibawah pimpinan Kanit Resmob Iptu Prapto Lasono, lima hari setelah peristiwa itu, pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Kampung Benda, Kresek, Kabupaten Tangerang.

"Pelaku terpaksa kami bedil kakinya karena melawan saat kami sergap," tegas Kanit Resmob.

Abu Bakar mengaku merampok karena sakit hati tidak diberi pinjaman uang oleh atasannya. Ia memilih merampok kantor Pusat Gadai Indonesia di Batuceper, karena lokasinya dekat dengan rumahnya.

"Saya sakit hati karena atasannya saya tidak mau meminjamkan uang untuk berobat Ibu saya," kata Abu.

Dia sendiri hanya mendapatkan keuntungan Rp900 ribu dari hasil kejahatannya, karena banyak ponsel hasil curian tercecer di lokasi kejadian. Tersangka kini mendekam dibalik jeruji besi. Abu dijerat dengan pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun. (RMI/RAC)

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

SPORT
Kota Tangerang Ikuti Hampir Semua Cabor di PORPROV VII Banten, Target Pertahankan Gelar Juara Umum

Kota Tangerang Ikuti Hampir Semua Cabor di PORPROV VII Banten, Target Pertahankan Gelar Juara Umum

Senin, 21 September 2026 | 09:39

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang mendaftarkan 59 cabang olahraga (cabor) untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill