Connect With Us

Masih Direnovasi, Alun-alun Tangerang Sudah Dipakai Warga Olahraga

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:23

Warga saat memanfaatkan fasilitas jogging track di Lapangan Ahmad Yani atau Alun-alun Kota Tangerang yang masih dalam proses revitalisasi, Kamis (27/8/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Lapangan Ahmad Yani atau alun-alun Kota Tangerang belum rampung direvitalisasi. Namun, lapangan yang masih dalam proses renovasi ini sudah dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga. 

Lapangan alun-alun Kota Tangerang direvitalisasi berkat program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB Cabang Tangerang dengan anggaran yang dikeluarkan kurang lebih Rp6 miliar. 

Ketua Forum CSR Kota Tangerang Mulyanto mengatakan, alun-alun Kota Tangerang tersebut hingga kini masih dalam progres revitalisasi. 

"Tahap pertama beres, tahap selanjutnya  masih berproses," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Kamis (27/8/2020). 

Lantaran masih dalam proses revitalisasi, kata Mulyanto, alun-alun kebanggaan warga Kota Tangerang ini masih belum diperbolehkan digunakan untuk aktivitas publik. 

Terlebih, saat ini Kota Tangerang juga masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga aktivitas publik masih dibatasi. 

"Belum (dibuka), masih dilarang kan untuk semua taman-taman juga belum dibuka terkait PSBB," katanya. 

Berdasarkan pantauan TangerangNews, hampir setiap sore lapangan alun-alun Kota Tangerang kerap dipadati masyarakat yang melakukan olahraga. 

Warga memaksa masuk lapangan tersebut untuk memanfaatkan fasilitas jogging track. Namun, karena belum dioperasikan, Mulyanto mengimbau masyarakat untuk bersabar memanfaatkan fasilitas alun-alun. 

"Ya, kami imbau dan dilarang juga. Jadi, masyarakat harus bersabar," pungkasnya. (RMI/RAC)

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill