Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com–Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Graha Raya, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (6/9/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa itu menewaskan satu orang korban.
Samuel, saksi mata, mengatakan dua korban yang berjenis kelamin laki-laki saat itu sedang berboncengan dengan menunggangi sepeda motor jenis Kawasaki Ninja warna hijau.
"Kronologi pastinya tidak ada yang tahu, tapi korbannya mabuk," ujarnya.
Menurutnya, saat melintasi kawasan Graha Raya tiba-tiba pemotor tersebut menabrak beton jalan.
Hingga akhirnya, salah satu korban meninggal di lokasi. Sementara korban lainnya selamat. Dia menduga korban selamat dalam kondisi mabuk.
"Temannya yang satu sadar, sempat muntah bekas minum anggur merah," katanya.
Korban selamat yang mengkonsumsi alkohol ini dilarikan ke rumah sakit.
"Setelah dibawa ke rumah sakit dengan ambulans, dia cerita katanya habis minum anggur merah," imbuhnya.
Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Ipda Heri membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal tersebut.
Namun, dia mengaku belum mengetahui pasti kronologi maupun identitas korban.
"Ya, ada kecelakaan tunggal di sana. Kronologisnya masih dalam penyelidikan. Korban juga tidak diketemukan identitasnya," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews