Connect With Us

Dua Kelompok Massa Bentrok di Ciledug Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 6 September 2020 | 23:42

Suasana setelah terjadi kelompok massa terlibat bentrok di kawasan Kreo, Larangan, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (6/9/2020) malam. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Dua kelompok massa terlibat bentrok di kawasan Kreo, Larangan, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (6/9/2020) malam.

Bentrokan diketahui terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Di lokasi kejadian, puluhan orang diketahui saling meneriaki, bahkan saling serang. 

Bentrokan ini mengakibatkan arus lalu lintas di kawasan Ciledug macet.

Bahkan, sejumlah pedagang menutup toko dagangannya karena khawatir keributan tersebut akan meluas.

"Saya langsung tutup toko, takut kena dampaknya," kata Dahlan, pedagang jok. 

Belum diketahui pemicu bentrokan ini. Aparat dari TNI dan Polri yang diterjunkan ke lokasi berhasil mengurai massa. Beberapa tembakan terdengar dibuang pihak Kepolisian. Namun, emosi mereka makin menjadi. Emosi mereka baru reda setelah beberapa saat kemudian. (RED/RAC)

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill