Connect With Us

Dua Kelompok Massa Bentrok di Ciledug Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 6 September 2020 | 23:42

Suasana setelah terjadi kelompok massa terlibat bentrok di kawasan Kreo, Larangan, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (6/9/2020) malam. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Dua kelompok massa terlibat bentrok di kawasan Kreo, Larangan, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (6/9/2020) malam.

Bentrokan diketahui terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Di lokasi kejadian, puluhan orang diketahui saling meneriaki, bahkan saling serang. 

Bentrokan ini mengakibatkan arus lalu lintas di kawasan Ciledug macet.

Bahkan, sejumlah pedagang menutup toko dagangannya karena khawatir keributan tersebut akan meluas.

"Saya langsung tutup toko, takut kena dampaknya," kata Dahlan, pedagang jok. 

Belum diketahui pemicu bentrokan ini. Aparat dari TNI dan Polri yang diterjunkan ke lokasi berhasil mengurai massa. Beberapa tembakan terdengar dibuang pihak Kepolisian. Namun, emosi mereka makin menjadi. Emosi mereka baru reda setelah beberapa saat kemudian. (RED/RAC)

BANDARA
Erupsi Gunung Sinabung, Puluhan Penerbangan Rute Bandara Soetta - Kualanamu Terdampak

Erupsi Gunung Sinabung, Puluhan Penerbangan Rute Bandara Soetta - Kualanamu Terdampak

Rabu, 2 September 2026 | 13:41

Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara berdampak pada operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) - Bandara Internasional Kualanamu, maupun sebaliknya, Rabu 2 September 2026.

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill