Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com–Para mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) yang melaksanakan Kuliah Kerja Kemasyarakatan Dari Rumah (KKK-DR), mengedukasi masyarakat tentang bahaya COVID-19 di Kampung Jambu, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
"Ya, momen KKK ini kami lakukan untuk mengedukasi kesehatan kepada masyarakat demi mencegah COVID-19," ujar Gilang, koordinator kegiatan tersebut, Minggu (13/9/2020).
Edukasi kesehatan disertai dengan bakti sosial seperti pembagian masker, handsanitizer, pembangunan sarana cuci tangan, dan inovasi pembelajaran terutama anak sekolah pendidikan dasar yang terdampak COVID-19.

"Kami juga melakukan penyemprotan demam berdarah (DBD) di lingkungan Kampung Jambu ini," katanya.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan cara pencegahan COVID-19, serta membangun semangat anak-anak yang mengalami kesulitan sekolah online.
"Kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19," pungkasnya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGGoogle menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews