Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com–Para mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) yang melaksanakan Kuliah Kerja Kemasyarakatan Dari Rumah (KKK-DR), mengedukasi masyarakat tentang bahaya COVID-19 di Kampung Jambu, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
"Ya, momen KKK ini kami lakukan untuk mengedukasi kesehatan kepada masyarakat demi mencegah COVID-19," ujar Gilang, koordinator kegiatan tersebut, Minggu (13/9/2020).
Edukasi kesehatan disertai dengan bakti sosial seperti pembagian masker, handsanitizer, pembangunan sarana cuci tangan, dan inovasi pembelajaran terutama anak sekolah pendidikan dasar yang terdampak COVID-19.

"Kami juga melakukan penyemprotan demam berdarah (DBD) di lingkungan Kampung Jambu ini," katanya.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan cara pencegahan COVID-19, serta membangun semangat anak-anak yang mengalami kesulitan sekolah online.
"Kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews