Connect With Us

Tidak Dilibatkan Program, KNPI Demo Camat Batuceper

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 16 September 2020 | 13:14

Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Batuceper menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Batuceper, Rabu (16/9/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Batuceper menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Batuceper, Rabu (16/9/2020).

Mereka menuntut Camat Batuceper Rahmat Hendrawijaya dicopot dari jabatannya. Alasannya, karena kurang melibatkan organisasi pemuda dalam program pembangunan Pemkot Tangerang.

Hal itu dikatakan Ketua DPC KNPI Kecamatan Batuceper Herdiansyah. Dia menilai Camat Batuceper selain kurang melibatkan unsur pemuda, juga diduga melakukan pembiaran atas beberapa proyek bangunan yang disinyalir belum mengantongi izin.

"Kita bicara terkait kondusifitas pemuda karena beliau tidak mampu untuk melakukan itu semua," kata Hardiansyah.

Dia mengaku camat yang tidak pernah memberikan akses kepada organisasi pemuda untuk berbuat bagi lingkungan, juga melandasi organisasi KNPI Kecamatan Batuceper akan kembali menggelar aksi unjuk rasa lanjutan.

"Tidak ada solusi yang memang bisa diberikan oleh bapak camat kita, dan beliau juga sudah siap jika tuntutan kita tercapai," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Batuceper Rahmat Hendrawijaya mengaku siap hengkang dari jabatannya secara prosedural, jika memang dinilai kurang mampu dalam bersinergi dengan elemen pemuda yang tergabung dalam organisasi KNPI Kecamatan Batuceper. 

Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Batuceper menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Batuceper, Rabu (16/9/2020)

"Kalau memang itu dasar untuk saya dicopot silakan. Sampaikan surat kepada wali kota, agar Camat Batuceper untuk dicopot karena tidak ada toleransi dan tidak ada rasa kekeluargaan dengan pemuda," tuturnya.

Meski demikian dirinya membantah menutup diri dengan organisasi KNPI seperti yang dituduhkan kepada dirinya.

Bahkan dirinya berkilah beberapa kali sebelum ada prosesi pelantikan dirinya telah melakukan komunikasi secara intens.

"Bukan saya tidak mau menghadiri pelantikan ketua, kita sedang dalam masa PSBB dan setiap kegiatan kerumunan itu tidak disarankan," ujarnya.

Namun dia meminta kepada panitia untuk melakukan pelantikan tersebut melalui Zoom meeting. "Bahkan sehari sebelum pelantikan saya sempat berkoordinasi dengan pak ketua," katanya.

Terkait bangunan yang tidak memiliki izin, Rahmat mengaku dirinya mempersilakan seluruh elemen pemuda untuk turut mengawasi setiap proyek pembangunan yang ada di wilayah Batuceper.

Jika memang ditemukan ada yang melanggar aturan, segera dilaporkan kepada Satpol PP Kota Tangerang.

Sedangkan untuk program RWNet atau jaringan internet gratis, dirinya hanya sebatas mengajukan dan melaporkan kepada Dinas Komunukasi dan Informatika, untuk dilakukan pemasangan di setiap RW yang ada di Kecamatan Batuceper.

"Kita tidak tahu menahu terkait program itu. Adanya di Kominfo, untuk lebih detailnya teman-teman KNPI bisa berkoordinasi dengan Kominfo," pungkasnya. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Tidak Dilibatkan Program, KNPI Demo Camat Batuceper TANGERANGNEWS.com–Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Batuceper menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Batuceper, Rabu (16/9/2020). Mereka menuntut Camat Batuceper Rahmat Hendrawijaya dicopot dari jabatannya. Alasannya, karena kurang melibatkan organisasi pemuda dalam program pembangunan Pemkot Tangerang. Hal itu dikatakan Ketua DPC KNPI Kecamatan Batuceper Herdiansyah. Dia menilai Camat Batuceper selain kurang melibatkan unsur pemuda, juga diduga melakukan pembiaran atas beberapa proyek bangunan yang disinyalir belum mengantongi izin. "Kita bicara terkait kondusifitas pemuda karena beliau tidak mampu untuk melakukan itu semua," kata Hardiansyah. Dia mengaku camat yang tidak pernah memberikan akses kepada organisasi pemudabuntuk berbuat bagi lingkungan, juga melandasi organisasi KNPI Kecamatan Batuceper akan kembali menggelar aksi unjuk rasa lanjutan. "Tidak ada solusi yang memang bisa diberikan oleh bapak camat kita, dan beliau juga sudah siap jika tuntutan kita tercapai," tuturnya. Menanggapi hal tersebut, Camat Batuceper Rahmat Hendrawijaya mengaku siap hengkang dari jabatannya secara prosedural, jika memang dinilai kurang mampu dalam bersinergi dengan elemen pemuda yang tergabung dalam organisasi KNPI Kecamatan Batuceper. "Kalau memang itu dasar untuk saya dicopot silakan. Sampaikan surat kepada wali kota, agar Camat Batuceper untuk dicopot karena tidak ada toleransi dan tidak ada rasa kekeluargaan dengan pemuda," tuturnya. Meski demikian dirinya membantah menutup diri dengan organisasi KNPI seperti yang dituduhkan kepada dirinya. Bahkan dirinya berkilah beberapa kali sebelum ada prosesi pelantikan dirinya telah melakukan komunikasi secara intens. "Bukan saya tidak mau menghadiri pelantikan ketua, kita sedang dalam masa PSBB dan setiap kegiatan kerumunan itu tidak disarankan," ujarnya. Namun dia meminta kepada panitia untuk melakukan pelantikan tersebut melalui Zoom meeting. "Bahkan sehari sebelum pelantikan saya sempat berkoordinasi dengan pak ketua," katanya. Terkait bangunan yang tidak memiliki izin, Rahmat mengaku dirinya mempersila

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANTEN
Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Selasa, 14 April 2026 | 17:35

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.

WISATA
Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Minggu, 12 April 2026 | 15:51

Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill