Connect With Us

Cegah Plagiarisme, Karya Cipta Dosen UMT Didorong Dipatenkan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 23 September 2020 | 16:46

Kantor Wilayah Kemenkumham Banten menggelar sosialisasi kekayaan intelektual di aula Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (23/9/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Kantor Wilayah Kemenkumham Banten menggelar sosialisasi kekayaan intelektual di aula Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (23/9/2020).

Promosi dan diseminasi kekayaan intelektual yang diikuti puluhan dosen UMT ini bertemakan peran kekayaan intelektual dalam menghasilkan sumber daya manusia yang inovatif dan kreatif bagi perguruan tinggi.

Kepala Pelayanan Hukum dan Fasilitasi Komisi Banding Paten Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kemenkumham Adi Supanto didaulat sebagai pemateri dalam acara tersebut.

Dia mengatakan dosen merupakan akademikus yang memiliki karya cipta melalui hasil penelitian. Karya cipta itu, kata Adi, dapat dipatenkan menjadi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Para dosen juga diminta memaksimalkan perannya dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma perguruan tinggi.

"Jadi, hasil penelitian itu jangan hanya sampai kepada jurnal, tapi bisa diarahkan menjadi Hak Kekayaan Intelektual. Nah, jangan hanya jadi sertifikat. Saya katakan harus komersialisasi supaya hasil penelitian itu benar-benar bisa diumumkan kepada masyarakat," jelasnya.

Adi mengatakan Indonesia kaya akan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Namun perlu disadari, pengelolaan SDA terbatas bahkan bisa habis.

Maka, kreativitas SDM sangat penting dalam menciptakan produk serta bisnis yang harus dipantenkan melalui HKI.

"Sehingga cikal bakal kreativitas itu bisa mendirikan perusahaan dan ekonomi kerakyatan pun meningkat," katanya.

Adi juga berpesan kepada masyarakat yang akan memulai bisnis untuk lebih dulu mencari tahu nama merk usahanya. Jika belum terdaftar di Dirjen HKI, nama merk itu bisa dipakai dan dipatenkan di Dirjen HKI.

Panitia acara dari UMT, Amiludin menuturkan, sosialisasi kekayaan intelektual ini sangat diminati para dosen di lingkungan UMT. Dari target 50 peserta, kegiatan ini diikuti 70 peserta.

Seminar ini, kata dia, sangat bermanfaat bagi para dosen UMT. Sebab, selepas seminar para dosen bisa memahami bahwa karya-karya ciptanya dapat dipatenkan secara HKI demi mendapatkan perlindungan hukum.

"Jadi, jangan sampai ada plagiat, ada pembajakan. Karena dalam buku sering terjadi. Maka jangan sampai hak dosen ini yang sudah capek membuat sebuah karya, akhirnya dibajak," tutur Sekprodi Magister Hukum UMT ini.

Amiludin menyebut para dosen UMT siap hadir di tengah-tengah masyarakat terutama yang sedang memulai usaha untuk menyosialisasi kekayaan intelektual sebagai wujud pengabdian masyarakat dalam mengimplementasikan Tri Dharma perguruan tinggi.

"Kami sudah banyak bergerak ke masyarakat memperkenalkan bahwa ketika ada yang usaha di bidang UMKM seperti usaha kerupuk, usaha apapun itu yang tidak punya merk dibantu dosen UMT," ucapnya.

Amiludin berharap jumlah HKI di Indonesia semakin bertambah. "Berharap jumlah HKI bisa bertambah bukan hanya sekadar hak cipta, tapi mulai dari patennya kita sudah harus punya, nanti punya desain industri juga, ada merk juga, ya, mengenai HKI bisa ada semua," pungkasnya. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill