Connect With Us

Pelanggar PSBB Kota Tangerang Kena Denda, DPRD: Jangan Jadi Pungli

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 1 Oktober 2020 | 11:58

| Dibaca : 792

Ketua Bapemperda DPRD Kota Tangerang Edi Suhendi saat di wawancarai awak media di Gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (1/10/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sanksi denda administrasi bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang mulai diterapkan hari ini.

Dalam menerapkan sanksi denda ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Tangerang diminta harus tegas. 

Ketua Bapemperda DPRD Kota Tangerang Edi Suhendi mengatakan pemberlakuan berbagai sanksi denda administrasi bagi pelanggar PSBB harus ditegakkan secara tegas, karena masyarakat cenderung belum disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19. 

"Melihat kondisi di lapangan seharusnya sanksi denda ditegakkan dengan tegas," ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (1/10/2020). 

Sanksi denda administrasi ini berdasarkan Perwal No 29/2020, No 70/2020, dan No 78/2020, untuk pelanggar yang tidak mengenakan masker dan menjaga jarak didenda Rp50 ribu. 

Sementara kegiatan hiburan dan rekreasi yang melanggar ketentuan PSBB didenda Rp5 juta, kegiatan rumah makan didenda Rp300 ribu, perhotelan didenda Rp5 juta, kegiatan sosial dan budaya didenda Rp5 juta. 

Dana sanksi denda itu dibayarkan melalui Bank Jabar Banten untuk dijadikan kas daerah. Selain tegas, Edi juga meminta para petugas yang menegakkan operasi aman bersama tidak melakukan pungutan liar dalan menerapkan sanksi denda administrasi ini.

"Kami ingin tidak ada pungli. Petugas harus benar-benar menindak tanpa pungli," katanya. 

Menurutnya, sosialisasi sanksi denda kepada masyarakat Kota Tangerang sudah cukup gencar. Masyarakat, cenderung sudah mengetahui adanya rencana penerapan sanksi ini.

"Sehingga diharapkan masyarakat sudah mengetahui adanya sanksi denda ini agar tidak melanggar," katanya. 

Kendati demikian, dia juga mengharapkan masyarakat dapat lebih meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah tertularnya paparan COVID-19. (RAZ/RAC)

OPINI
Antara Pandora Papers, UU HPP & Tax Amnesty II: Pajak Disayang, Pajak Dikemplang

Antara Pandora Papers, UU HPP & Tax Amnesty II: Pajak Disayang, Pajak Dikemplang

Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:47

TANGERANGNEWS.com-Mantan Presiden Amerika yang juga pengusaha, Donald Trump, menyatakan, orang kaya yang bisa menggelapkan harta agar bebas dari pajak adalah smart people

TEKNO
Facebook Berencana Ganti Nama, Gegara Sering Digugat?

Facebook Berencana Ganti Nama, Gegara Sering Digugat?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:12

TANGERANGNEWS.com-Dalam waktu dekat, media sosial Facebook berencana mengganti nama. Banyak alasan yang memicu penggantian nama Facebook ini

AYO! TANGERANG CERDAS
Tak Hanya di Pare Kediri, di Kota Tangerang Juga Ada Kampung Inggris

Tak Hanya di Pare Kediri, di Kota Tangerang Juga Ada Kampung Inggris

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 16:01

TANGERANGNEWS.com-Kampung Inggris di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, selama ini sudah sangat terkenal sebagai suatu kampung yang banyak terdapat tempat pelatihan bahasa Inggris

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin