Connect With Us

Kampung Bekelir Jadi Sasaran Operasi Aman Bersama

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 2 Oktober 2020 | 18:51

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Mulyani saat berkoordinasi dengan Ketua RW Kampung Bekelir M. Kholik dalam operasi Aman Bersama di Kampung Bekelir, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota Tangerang menggelar operasi Aman Bersama di Kampung Bekelir RW 1, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang untuk mendisiplinkan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Mulyani dan Lurah Babakan Ali Furqon. Menurut Mulyani, pihaknya hingga kini masih menggencarkan sosialisasi penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan kepada masyarakat (3M).

"Kegiatan hari ini semua OPD (organisasi perangkat daerah) terjun ke kelurahan-kelurahan termasuk Diskominfo. Bergantian beberapa tempat dan targetnya, kami ingin sosialisasi terkait protokol kesehatan 3M," ujar Mulyani. 

Para petugas yang menggelar operasi Aman Bersama di Kampung Bekelir ini mengedepankan tindakan persuasif. Sanksi yang diberikan untuk pelanggar pun hanya sanksi sosial, bukan denda administrasi. 

"Untuk di Kelurahan Babakan ini penegakan sanksi yang sifatnya ringan. Memberikan sanksi sosial dengan membersihkan fasilitas umum. Kalau tim yang lengkap baru menerapkan denda," kata Mulyani. 

Menurutnya, masyarakat semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sejak sanksi denda administrasi diberlakukan di Kota Tangerang. 

Lurah Babakan Ali Furqon menambahkan pihaknya terus memantau dan mengintruksikan seluruh rukun warga (RW) melalui Satgas COVID-19 tingkat RW untuk menggencarkan operasi Aman Bersama.  

"Pada dasarnya kami terus menyosialisasikan dan menegakkan disiplin 3M yang bekerjasama dengan Satgas tingkat RW," ucapnya. 

Dia menyebut total RW di Kelurahan Babakan berjumlah 8 RW. Dari 8 RW itu, hanya 1 RW yang saat ini berstatus zona merah penyebaran COVID-19. 

"Untuk zona merah kita sudah lakukan penerapan PSBL-RW," katanya. 

Selain menggelar razia, pihak Kelurahan Babakan juga berupaya meringankan kebutuhan masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial melalui program Lumbung Pangan. Masing-masing RW, kata dia, mendapat 300 kilogram beras. 

"Kami harapkan warga dalam kondisi pandemi ini bisa menikmati dan semua terbantu disamping bansos dari Kemensos," katanya. 

Ketua RW Kampung Bekelir M Kholik mengatakan pihaknya setiap pekan rutin menyemprotkan disinfektan di lingkungan Kampung Bekelir. Menurutnya, masyarakat Kampung Bekelir semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19. 

"Tiap hari kami mengingatkan masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan. Dan tiap minggu kami disinfeksi juga," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

KOTA TANGERANG
Diana Rosiyana Dilantik Anggota DPRD Kota Tangerang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Diana Rosiyana Dilantik Anggota DPRD Kota Tangerang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:16

Diana Rosiyana resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Tangerang melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW), Senin 12 Oktober 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill