Connect With Us

Cai Changpan, Napi Kabur dari Lapas Tangerang Tewas Gantung Diri

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 18:01

Ilustrasi Gantung Diri (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com–Napi kasus narkoba yang melarikan diri dari Lapas Kelas 1 Tangerang, Cai Changpan ditemukan Kepolisian tewas gantung diri di dalam pabrik pembakaran ban, di Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (17/10/20020) pagi tadi.

 

"Kami temukan meninggal dunia gantung diri. Kemudian dibawa ke RS Polri untuk autopsi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. 

 

Yusri mengungkapkan, polisi mendapatkan informasi dari satpam pabrik pembakaran di kawasan hutan di Jasinga, kalau Cai Changpan kerap bermalam di sana, tapi tidak setiap hari.

 

"Dia juga sempat diancam enggak boleh lapor ke siapa-siapa. Tim bergerak ke sana, gerebek tadi pagi kami temukan meninggal dunia," ungkapnya.

 

Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto menambahkan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Cai Changpan dengan cara gantung diri.

 

"Baru selesai kami olah TKP," pungkasnya. 

 

Sebelumnya, Cai Changpan, 53, kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang, dengan cara membuat jalur tikus di gorong-gorong lapas pada Senin (14/9/2020).

 

Warga negara Cina berusia 53 tahun ini divonis hukuman mati oleh Pengadilan Tinggi (PT) Banten karena terbukti menyelundupkan dan mengedarkan 110 kg sabu di Banten.(RMI/HRU)

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill