Connect With Us

Waspada, Beredar Informasi Puluhan Buaya Lepas ke Sungai Cisadane

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 November 2020 | 13:05

Sungai Cisadane Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Masyarakat Kota Tangerang yang tinggal di bantaran Sungai Cisadane resah dengan beredarnya kabar ada sejumlah buaya. Kabar itu tersebar melalui pesan WhatsApp, Selasa (3/11/2020). 

 

Berdasar pesan dari Pos Bogor, warga yang tinggal di sekitar Sungai Cisadane diminta untuk tidak beraktivitas di sekitaran Sungai Cisadane karena ada 43 ekor buaya lepas di aliran sungai dari Bogor sampai Serpong.

"Kami dapat informasi dari grup lingkungan warga kalau kami diminta waspada. Tentunya informasi ini membuat kami resah," ujar Samsul Anwar, tokoh pemuda Babakan Kota Tangerang. 

Saat dikonfirmasi, Koordinator Tagana Kota Tangerang Bondan Kurniawan menyebut kalau informasi tersebarnya sejumlah ekor buaya ini benar adanya. 

 

"A1 (akurat). Ada beberapa ekor buaya di Kali Cisadane karena terlepas dari penangkaran," kata Bondan. 

 

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengaku sedang menelusuri kabar tersebut.

 

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Febi Darmawan mengungkapkan pihaknya akan menyusuri Sungai Cisadane untuk mengantisipasi keberadaan sejumlah ekor buaya ini. "Anggota akan cek selusuri kali," tutur Febi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Waspada, Beredar Informasi Puluhan Buaya Lepas ke Sungai Cisadane TANGERANGNEWS.com–Masyarakat Kota Tangerang yang tinggal di bantaran Sungai Cisadane resah dengan beredarnya kabar ada sejumlah buaya. Kabar itu tersebar melalui pesan WhatsApp, Selasa (3/11/2020). Berdasar pesan dari Pos Bogor, warga yang tinggal di sekitar Sungai Cisadane diminta untuk tidak beraktivitas di sekitaran Sungai Cisadane karena ada 43 ekor buaya lepas di aliran sungai dari Bogor sampai Serpong. "Kami dapat informasi dari grup lingkungan warga kalau kami diminta waspada. Tentunya informasi ini membuat kami resah," ujar Samsul Anwar, tokoh pemuda Babakan Kota Tangerang. Saat dikonfirmasi, Koordinator Tagana Kota Tangerang Bondan Kurniawan menyebut kalau informasi tersebarnya sejumlah ekor buaya ini benar adanya. "A1 (akurat). Ada beberapa ekor buaya di Kali Cisadane karena terlepas dari penangkaran," kata Bondan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengaku sedang menelusuri kabar tersebut. Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Febi Darmawan mengungkapkan pihaknya akan menyusuri Sungai Cisadane untuk mengantisipasi keberadaan sejumlah ekor buaya ini. "Anggota akan cek selusuri kali," tutur Febi.

Sebuah kiriman dibagikan oleh TangerangNews (@tangerangnewscom) pada

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill