Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com–Masyarakat Kota Tangerang yang tinggal di bantaran Sungai Cisadane resah dengan beredarnya kabar ada sejumlah buaya. Kabar itu tersebar melalui pesan WhatsApp, Selasa (3/11/2020).
Berdasar pesan dari Pos Bogor, warga yang tinggal di sekitar Sungai Cisadane diminta untuk tidak beraktivitas di sekitaran Sungai Cisadane karena ada 43 ekor buaya lepas di aliran sungai dari Bogor sampai Serpong.

"Kami dapat informasi dari grup lingkungan warga kalau kami diminta waspada. Tentunya informasi ini membuat kami resah," ujar Samsul Anwar, tokoh pemuda Babakan Kota Tangerang.
Saat dikonfirmasi, Koordinator Tagana Kota Tangerang Bondan Kurniawan menyebut kalau informasi tersebarnya sejumlah ekor buaya ini benar adanya.
"A1 (akurat). Ada beberapa ekor buaya di Kali Cisadane karena terlepas dari penangkaran," kata Bondan.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengaku sedang menelusuri kabar tersebut.
Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Febi Darmawan mengungkapkan pihaknya akan menyusuri Sungai Cisadane untuk mengantisipasi keberadaan sejumlah ekor buaya ini. "Anggota akan cek selusuri kali," tutur Febi.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGDi tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews