Connect With Us

Badan Standardisasi Nasional Apresiasi Labkesda Kota Tangerang

Advertorial | Kamis, 5 November 2020 | 19:12

Tampak depan UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Badan Standardisasi Nasional (BSN) memberikan apresiasi kepada UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang untuk Kategori Lembaga Penilaian Kesesuaian pada Bulan Mutu Nasional yang dilaksanakan pada Rabu (4/11/2020).

Kepala Labkesda Kota Tangerang dr. Lulik Sri Adarini mengatakan, diberikannya penghargaan tersebut karena Labkesda Kota Tangerang telah berkontribusi positif dalam penanganan COVID-19. 

"Apresiasi ini diberikan karena kami masuk dalam kategori yang diberikan BSN. Seperti, kontribusi positif dalam penanganan Covid-19, komitmen dalam penerapan SNI dan fasilitas serta perlengkapan yang memadai dengan dukungan 15 analis," ujarnya, Kamis, (5/11/2020)

Sampai saat ini, Labkesda Kota Tangerang telah melakukan pemeriksaan lebih dari 20 ribu sampel. Dengan kapasitas 300-350 sampel setiap harinya.

Tampak ruangan Laboratorium di UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang.

"Dengan perlengkapan yang ada seperti biosafety level dua, dua ekstraktor, tiga Polymerase Chain Reaction (PCR), Laminar Air Flow (LAF) dan Master Mix. Kami juga bisa melayani pemeriksaan pasien hingga 350 jiwa disetiap harinya," jelas Lulik.

Labkesda yang telah berdiri sejak tahun 2017 ini turut melayani pemeriksaan swab secara gratis bagi warga Kota Tangerang yang dirujuk dari rumah sakit atau Puskesmas.

Tampak ruangan Laboratorium di UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang.

"Tes swab di kami (labkesda) gratis. Namun, harus memiliki surat rujukan dulu baru bisa, karena kami tidak melayani secara individu,” pungkasnya.

Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Heru Suseno menambahkan, selain dari kesigapan sumber daya manusia dan fasilitas yang mumpuni. Labkesda Kota Tangerang juga memiliki komitmen besar untuk turut berperan dalam mengatasi pandemi COVID-19. 

Tampak ruangan Laboratorium di UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang.

"Selain dari tenaga dan fasilitas, Labkesda Kota Tangerang sangat kompeten  karena Labkesda ini sudah mendapatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional. Apa yang diupayakan Kota Tangerang melalui Labkesda memenuhi kriteria penghargaan yang BSN berikan," kata Heru.

Selain itu, untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu, lanjut Heru, Labkesda Kota Tangerang senantiasa mendapatkan pengawasan dari Komite Akreditasi Nasional.(ADV)

KOTA TANGERANG
Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI Kemenimipas Bersama Anak Binaan di Tangerang

Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI Kemenimipas Bersama Anak Binaan di Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:48

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltek Imipas), Kota Tangerang Jumat 28 Agustus 2026.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

TANGSEL
Diskominfo Tangsel Soroti Kerentanan Mental Remaja Meningkat Akibat Ketergantungan Gawai

Diskominfo Tangsel Soroti Kerentanan Mental Remaja Meningkat Akibat Ketergantungan Gawai

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:09

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti fenomena perubahan pola interaksi sosial akibat ketergantungan gawai yang memicu kerentanan psikologis di kalangan remaja.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill