Connect With Us

Pers Berperan Sosialisasikan Pilar Kebangsaan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 November 2020 | 12:14

Anggota DPR RI Komisi X Rano Karno, menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di bilangan Alam Sutera, Senin (16/11/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Pers dinilai memiliki peran besar dalam melakukan sosialisasi Pilar Kebangsaan kepada masyarakat. Jurnalis yang bekerja di bidang tersebut diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang dianggap sudah mulai meredup.

 

“Empat Pilarnya masih ada di tengah masyarakat. Namun kita perlu terus ingatkan agar terus membudaya dan diwariskan kepada generasi penerus,” ungkap Anggota DPR RI Komisi X Rano Karno, saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di bilangan Alam Sutera, Senin (16/11/2020).

 

Rano menjelaskan, pers memiliki kewajiban untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagai negara yang menganut Pers Pancasila, insan pers harus menjalankan fungsinya dengan tanggung jawab. Menjadi penyalur aspirasi masyarakat dan kontrol sosial yang konstruktif.

 

“Bung Karno pernah mengatakan,  hanya ada dua hal yang bisa membuat sesuatu terang di kolong langit ini, di bumi ini. Pertama ialah matahari di langit, ke dua ialah pers di dunia. Pernyataan tersebut masih relevan hingga sekarang,” kata Rano.

 

Ditambahkan Rano, wartawan atau media harus menyampaikan berita sesuai fakta dan data. Unsur keberimbangan juga wajib diperhatikan mengingat banyaknya informasi hoax di media sosial.

“Pers harus mampu meredam hoax atau berita bohong. Selain tetap wajib juga menjaga persatuan dan persatuan bangsa,” ujar Rano.

 

Sementara Imam Priyono, Presenter Terbaik KPI tahun 2016 dari TVRI menyebut, pers masih memiliki peran besar dalam menyampaikan informasi, sekalipun media sosial terus berkembang.

 

"Sebagai jurnalis wajib melakukan verifikasi dan akurasi data dalam setiap pemberitaan. Apalagi di bidang penyiaran yang menggunakan frekuensi milik publik,” pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill